Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Peredaran uang saat Lebaran 2017 mencapai Rp1,925 triliun
  • Rabu, 05 Juli 2017 — 09:34
  • 757x views

Peredaran uang saat Lebaran 2017 mencapai Rp1,925 triliun

"Realisasi itu kurang lebih didominasi dengan uang pecahan baru dan ini sejalan dengan rencana BI untuk memenuhi kebutuhan uang tunai," ujarnya, Selasa (4/7/2017).
Pegawai Perwakilan Bank Indonesia Papua memperlihatkan uang baru emisi 2016 - Jubi/ Sindung Sukoco.  
Sindung Sukoco
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi
 
Jayapura, Jubi - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Joko Supratikto mengatakan, peredaran uang tunai saat Lebaran 2017 mencapai Rp 1,925 triliun dari Rp2,5 triliun yang disiapkan. Semuanya uang NKRI atau uang emisi tahun 2016.  

"Realisasi itu kurang lebih didominasi dengan uang pecahan baru dan ini sejalan dengan rencana BI untuk memenuhi kebutuhan uang tunai," ujarnya, Selasa (4/7/2017).

Joko menuturkan, peredaran uang tunai tersebut tak sebesar ekspektasi di awal. Ini diprediksi karena masyarakat kini menyadari transaksi non tunai lebih hemat dan mulai bijak berbelanja.

Menurut Joko, bahan pokok yang meningkat di awal Ramadan, terutama bawang merah dan bawang putih, ternyata bisa dikendalikan dengan kehandalan ketersediaan stok yang ada oleh pemerintah sehingga hal ini tak memicu kenaikan harga barang yang cukup signifikan yang menggerus tingkat inflasi yang ada. 

Kepala BPS Papua Simon Sapary mengungkapkan, pemerintah daerah melalui TPID sangat berperan aktif dan bisa dikatakan berhasil melakukan pengendalian harga barang. 

"Jika dibandingkan tahun lalu, tidak terlalu merisaukan masyarkat, pada 2016 tercatat 2- 3 digit, diakui meski meningkat akan tetapi ini sangat terkendali, angkutan udara adalah penyumbang inflasi terbesar bulan ini,"  ujar Sapary. (*) 

loading...

Sebelumnya

BI: Kas Titipan Serui berplafon Rp100 miliar

Selanjutnya

Kendala cuaca, serapan Bulog Papua baru 35,9 persen 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe