Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Kendala cuaca, serapan Bulog Papua baru 35,9 persen 
  • Rabu, 05 Juli 2017 — 18:35
  • 1055x views

Kendala cuaca, serapan Bulog Papua baru 35,9 persen 

"Serapan beras dan gabah tersebut paling banyak berasal dari petani di wilayah Kabupaten Nabire, melebihi target sebesar 120 persen dari target 2,750 ribu ton dan Merauke masih 32,59 persen dari target 40.920 ribu ton, serta Manokwari sebesar 1,7 persen dari target 2,750 ribu ton," ujarnya kepada Jubi, Rabu (5/7/2017).
Kantor Bulog Divre Papua dan Papua Barat –Jubi/ Sindung Sukoco.
Sindung Sukoco
sindung@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Hingga 4 Juli 2017, serapan beras di wilayah kerja Perum Bulog Divre Papua dan Papua Barat baru mencapai 35,99 persen dari target yang ditetapkan sebesar 46.420 ribu ton. 

"Serapan beras dan gabah tersebut paling banyak berasal dari petani di wilayah Kabupaten Nabire, melebihi target sebesar 120 persen dari target 2,750 ribu ton dan Merauke masih 32,59 persen dari target 40.920 ribu ton, serta Manokwari sebesar 1,7 persen dari target 2,750 ribu ton," ujarnya kepada Jubi, Rabu (5/7/2017).
 
Fauzi mengakui terdapat banyak kendala dalam upaya penyerapan beras. Kendala utama adalah faktor eksternal seperti cuaca dan upaya pascapanen yang belum maksimal di tingkat petani. 

Fauzi menampik penyerapan kurang karena harga pembelian yang ditetapkan pemerintah (HPP) untuk pengadaan beras selalu di bawah harga yang ditawarkan pihak swasta kepada petani. 

Meski menghadapi kendala, pihaknya terus melakukan pengadaan gabah dan beras. Di antaranya dengan memaksimalkan upaya dengan membuka loket di hari libur seperti Sabtu dan Minggu untuk terus menyerap beras petani. 

"Kita buka juga Minggu untuk stand by dan BRI sudah suport, rata-rata 400 ton pemasukan ke penyerapan ," ujarnya. 

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, target serapan gabah tahun ini sebesar 75 juta ton. Target serapan gabah tahun ini diketahui menurun dibanding realisasi serapan gabah tahun lalu sebesar 78 juta ton. 

”Tahun kemarin target 73 juta ton, realisasinya 78 juta ton, (tahun ini) bisalah di atas target,” kata Amran Sulaiman dikutip dari Tempo.co.

Menurut Amran, serapan gabah bisa mencapai 20 ribu ton per hari jika dimaksimalkan. (*)

loading...

Sebelumnya

Peredaran uang saat Lebaran 2017 mencapai Rp1,925 triliun

Selanjutnya

Pertamina: Penjualan Pertalite sesuai kebutuhan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe