Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Aparat kampung adat diberi pelatihan kapasitas
  • Rabu, 05 Juli 2017 — 18:48
  • 1468x views

Aparat kampung adat diberi pelatihan kapasitas

Asisten I Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri yang membacakan sambutan bupati Mathius Awoitauw mengatakan, pelatihan ini penting untuk menambah wawasan aparat kampung adat. Mereka dibekali pengetahuan bagaimana melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai peraturan perundang-undangan.
Asisten I Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri didampingi sejumlah ketua Dewan Adat Suku menabuh tifa sebaga tanda pembukaan kegiatan – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
engellenny2509@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Sentani, Jubi – Untuk mengembalikan sistem pemerintahan ke dalam sistem adat, sejumlah aparat kampung adat diberi pelatihan kapasitas oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung (BPMPK) Kabupaten Jayapura, selama dua hari ke depan di salah satu hotel di Sentani.

Asisten I Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri yang membacakan sambutan bupati Mathius Awoitauw mengatakan, pelatihan ini penting untuk menambah wawasan aparat kampung adat. Mereka dibekali pengetahuan bagaimana melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai peraturan perundang-undangan.

Ia menyebutkan, merombak sistem pemerintah kepada pemerintahan adat akan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang dipimpin dalam kampung adat itu sendiri. 

“Oleh sebab itu, pelatihan ini sangat penting dilakukan dan diikuti aparatur yang akan bekerja di kampung adat masing-masing,” kata Abdul, yang membuka kegiatan, Rabu (5/7/2017).

Ia mengatakan, Pemerintah pusat, Pemprov Papua dan Pemkab Jayapura tahun 2017  mengucurkan dana yang cukup besar kepada 139 kampung melalui program Alokasi Dana Desa (ADD), Alokasi Dana Kampung (ADK) dan Prospek (program strategi pembangunan kampung). Dana dari pusat sebesar Rp 105 miliar, dari Provinsi Papua Rp 16 miliar, dan dari Pemerintah Kabupaten Jayapura sebesar Rp 78 miliar. 

Dalam pengelolaan dana tersebut, dibutuhkan aparat yang tanggap dan memahami penggunaan anggaran.

“Sangat diharapkan agar semua aparat yang terlibat dalam kegiatan ini dapat mengikutinya dengan baik dan diaplikasikan nanti ketika melaksanakan pelayanan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sebanyak 71 aparat pemerintah kampung adat dari 19 distrik mengikuti kegiatan ini. Selain itu, para pemateri BPMPK, Inspektorat, Dinas Pendapatan Daerah dan sembilan Dewan Adat Suku dianggap cukup andal memberikan materi-materinya.

“Tujuan dan harapan dari kegiatan ini adalah adanya persamaan persepsi antara aparat pemerintah kampung dan masyarakat yang akan dipimpin, karena sistem pemerintah adat berdasarkan pengakuan yang sudah dilaksanakan di sejumlah kampung adat sudah mulai dilaksanakan,” kata Sekretaris BPMPK Kabupaten Jayapura Elisa Yarusabra. (*)

loading...

Sebelumnya

Sekolah penerima dana BOS jangan pungut biaya kepada murid

Selanjutnya

ASN diharapkan kerja profesional

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 5438x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2857x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2746x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe