Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. LSM dituntut punya laporan penggunaan dana ke pendonor
  • Jumat, 07 Oktober 2016 — 19:11
  • 1089x views

LSM dituntut punya laporan penggunaan dana ke pendonor

“Pelaporan penggunaan dana hibah dilaporkan secara rutin kepada anggota kelompok, baik lisan maupun tulisan. Biasanya disampaikan sebulan sekali ketika pertemuan dengan kelompok binaan,” kata Ine.
Pertemuan forum inovasi Bentang Laut Kepala Burung di Manokwari, Papua Barat, Kamis (6/10/2016) – Jubi/Florence Niken
Editor : Timoteus Marten

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Manokwari, Jubi – Dua puluh enam kelompok masyarakat dan Lembaga Sawadaya Masyarakat (LSM) lokal di kawasan Bentang Laut Kepala Burung (BLKB) dituntut untuk memiliki laporan penggunaan dana yang jelas kepada pendonor.

Grant and Contract Coordinator Marine Program CI, Ni Nyoman Ramiati dalam pertemuan forum inovasi BLKB di Manokwari, Papua Barat, Kamis (6/10/2016) mengharapkan laporan seperti ini dapat dibuat meski dalam bentuk yang sederhana.

Laporan yang dibuat menunjukkan kemampuan kelompok masyarakat dalam mengelola dana. Pelaksanaan program untuk mendapatkan dana hibah disebutnya berdasarkan laporan rutin yang disampaikan kepada pengelola dana hibah.

“Bukan hanya laporan saja melainkan juga ada bukti penunjang berupa nota/kwitansi dan foto kegiatan atau istilahnya ada laporan narasi dan keuangan,” katanya.

Ia mengatakan tantangan dalam pelaporan tersebut adalah kondisi geografis dan fasilitas komunikasi. Oleh karena itu, memerlukan pendampingan intensif untuk memahmi prosedur pelaporan.

Ine Marlessy dari kelompok Milin Gayam yang bergerak pada bidang pengolahan hasil perikanan dan pendampingan bank sampah Waisai Bersatu mengatakan laporan penggunaan dana hibah membantu mendapatkan kepercayaan terhadap kelompoknya. Dengan itu dapat diketahui peruntukan penggunaan dana.

“Pelaporan penggunaan dana hibah dilaporkan secara rutin kepada anggota kelompok, baik lisan maupun tulisan. Biasanya disampaikan sebulan sekali ketika pertemuan dengan kelompok binaan,” kata Ine.

Program hibah inovasi diberikan kepada 26 kelompok masyarakat atau LSM lokal yang memiliki inovasi dalam pengelolaan lingkungan. Pemberian dana hibah ini memasuki tahap kedua pada tahun 2015 dan 2016. 

Ine berharap pihaknya dapat membagikan ilmu yang didapatkan selama mengikuti kegiatan ini. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Lapangan terbang tentara Belanda Ransiki layak dikembangkan

Selanjutnya

Pembagian perahu untuk nelayan di Papua Barat bermasalah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe