Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. DPRD panggil Dirut RSUD Merauke
  • Kamis, 06 Juli 2017 — 09:52
  • 626x views

DPRD panggil Dirut RSUD Merauke

Sementara menurut anggota dewan lainnya, Wiwit, ada keluhan masyarakat terkait listrik di rumah sakit yang sering mati hidup, terutama di bangsal-bangsal maupun di ruangan ICU. Bahkan, sejumlah peralatan  kesehatan tak berfungsi baik.
Hearing DPRD dengan RSUD Merauke- Jubi
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke memanggil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat, dr. Nevil Mustika, terkait sejumlah persoalan yang dikeluhkan masyarakat selama ini.

Pertemuan yang berlangsung Rabu (5/7/2017), dipimpin Ketua DPRD Merauke, Fransiskus Sirfefa didampingi H. Marotus Solikah (wakil ketua) dan dihadiri Dirut RSUD, Nevil Mustika.

“Kami ingin agar Dirut RSUD memberikan penjelasan terkait sejumlah persoalan yang terjadi, Karena banyak keluhan disampaikan masyarakat,” ujar Sirfefa.

Sementara menurut anggota dewan lainnya, Wiwit, ada keluhan masyarakat terkait listrik di rumah sakit yang sering mati hidup, terutama di bangsal-bangsal maupun di ruangan ICU. Bahkan, sejumlah peralatan  kesehatan tak berfungsi baik.

Persoalan lainnya adalah keluhan bagi warga yang mengantongi kartu BPJS. Dengan kartu itu, dipastikan mereka tak harus membayar obat lagi. Namun kenyataannya, saat hendak ke apotek rumah sakit,  diberikan resep membeli obat di luar.

“Saya kira ini persoalan serius yang perlu disikapi manajemen RSUD Merauke. Karena banyak keluhan pasien maupun keluarganya saat berada di rumah sakit,” ujarnya.

Menanggapi itu, Direktur RSUD Merauke, dr. Nevil Mustika mengatakan, khusus untuk listrik, diakui sering mati hidup.

“Memang kami mempunyai dua mesin khusus untuk mengantisipasi jika listrik dari PLN mati mendadak,” tuturnya.

Namun, katanya, dua mesin dimaksud, kapasitasnya terbatas. “Tahun ini ada anggaran yang dialokasikan untuk pembelian satu unit mesin lagi, termasuk perbaikan jaringan listrik di rumah sakit,” katanya.

Khusus berkaitan dengan resep obat yang dibeli dari luar, pihak rumah sakit bekerjasama dengan Kimia Farma. Jadi, kalau di apotek rumah sakit obatnya habis, dapat mengambil di apotek Kimia Farma. Nanti  pembayaran  dilakukan rumah sakit. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Banyak pustu di kampung tanpa tenaga medis

Selanjutnya

Diare di Kimaam, masyarakat diingatkan perhatikan pola hidup

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe