Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Pemerintah Kampung Yahim usulkan dermaga beton
  • Kamis, 06 Juli 2017 — 18:09
  • 1075x views

Pemerintah Kampung Yahim usulkan dermaga beton

“Dermaga yang ada saat ini sudah lama dan tidak layak untuk digunakan. Namun hingga kini masyarakat yang berada di dua belas kampung di pesisir danau Sentani masih menggunakan dermaga Yahim,” kata Kepala Kampung Yahim, Yusak Pangkali kepada Jubi di Sentani, Kamis (6/7/2017).
Dermaga Yahim yang dipenuhi sampah akibat hujan dan banjir beberapa waktu lalu – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Sentani, Jubi – Pemerintah Kampung Yahim, Kelurahan Dobonsolo, Kabupaten Jayapura mengusulkan pembangunan dermaga permanen dengan konstruksi beton. Permintaan ini menyusul hujan dan banjir hingga sampah-sampah yang memenuhi dermaga ini beberapa waktu lalu.

“Dermaga yang ada saat ini sudah lama dan tidak layak untuk digunakan. Namun hingga kini masyarakat yang berada di dua belas kampung di pesisir danau Sentani masih menggunakan dermaga Yahim,” kata Kepala Kampung Yahim, Yusak Pangkali kepada Jubi di Sentani, Kamis (6/7/2017).

Ia mengatakan, pihaknya pernah mengusulkan pembangunan dermaga tersebut pada musrembangkam (musyawarah rencana pembangunan kampung), tetapi belum ada jawaban.

Karena hujan deras dan banjir terjadi di sekitar kawasan ini beberapa waktu lalu, katanya, sampah menumpuk di dermaga. Sampah-sampah yang bertumpuk pun menjadikan aktivitas masyarakat lumpuh.

Menurut dia, jika dermaganya terbuat dari konstruksi beton, maka aparat kampung dapat menarik retribusi.

“Kalau kondisi seperti saat ini kita mau tarik retribusi dari masyarakat tentu sangat susah. Kita berharap agar apa yang kita usulkan ini dapat dijawab oleh Pemerintah daerah,” katanya,

Senada dikatakan tokoh masyarakat setempat, Willem Felle. Menurut Willem dermaga yang menjadi satu-satunya jalur transportasi antarpulau di danau Sentani harus dibuat permanen demi kepentingan masyarakat.

“Dermaga dan jalan dari kampung Yahim ini bisa dikategorikan jalur produksi masyarakat. Tetapi minim perhatian dari pemerintah. Ini sangat disayangkan,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

ASN diharapkan kerja profesional

Selanjutnya

Kampung adat harus dikelola secara profesional

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe