Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. SMA PGRI Kota Jayapura siap terapkan sekolah 5 hari 
  • Jumat, 07 Juli 2017 — 08:13
  • 1154x views

SMA PGRI Kota Jayapura siap terapkan sekolah 5 hari 

"Kami pada dasarnya mengikuti apa yang merupakan kebijakan dari pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kota terkait proses pendidikan, karena semua ini dilakukan demi mewujudkan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya di Kota Jayapura," katanya
Bangunan SMA PGRI Kota Jayapura – Jubi/ Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – SMA PGRI Kota Jayapura siap menerapkan program 5 hari sekolah sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) tahun 2017. Hal ini dikatakan Kepala SMA PGRI Kota Jayapura Janet Berotabui kepada Jubi, Kamis (6/7/2017).

"Kami pada dasarnya mengikuti apa yang merupakan kebijakan dari pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kota terkait proses pendidikan, karena semua ini dilakukan demi mewujudkan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya di Kota Jayapura," katanya.

Dikatakan, sekolah lima hari seminggu yang proses belajar mengajarnya dimulai dari pukul 08.00 WIT hingga pukul 15.00 WIT atau delapan jam sehari akan tetap dilakukan pihaknya dan secara keseluruhan SDM tenaga pendidik juga sudah siap.

"Guru-guru juga sudah siap melaksanakan hal tersebut, apalagi kebijakan tersebut merupakan keharusan untuk sebuah lembaga pendidikan, untuk itu saya berharap para orang tua wali murid juga dapat mendukung kebijakan tersebut, sehingga bisa tercipta suasana pendidikan yang baik," ujarnya.

Janet menambahkan, kalau hal ini tidak didukung orang tua maka apa yang dilakukan sekolah akan sia-sia. 

"Kebanyakan anak-anak kita kalau sudah di atas jam 12 siang, tingkat penyerapan pelajaran sudah mulai berkurang atau sudah tidak fokus, hal ini mengakibatkan banyak siswa yang harus bolos sekolah," katanya.

Namun, untuk menyukseskan kebijakan pemerintah tersebut, pihaknya akan menerapkan secara bertahap. Kegiatan ekstrakulikuler lebih diperbanyak jamnya sehingga tidak membuat anak didik bosan di sekolah.

Di tempat terpisah, Kepala SMAN 4 Jayapura Laba Sembiring mengatakan program lima hari sekolah sudah diterapkan sekolahnya sejak dua tahun lalu.

"Sudah kami jalankan, namun untuk Sabtu anak-anak hanya menjalankan kegiatan ekstrakulikuler saja, jadi tidak ada proses pembelajaran di dalam kelas," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Akomodir OAP, SMAN 4 Kota Jayapura abaikan Kepmen

Selanjutnya

Tim SSB Papua United bekali anak-anak hidup sehat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat