Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Hari ini, serah terima jenazah kepada keluarga korban jatuhnya pesawat AMA
  • Jumat, 07 Juli 2017 — 08:44
  • 1056x views

Hari ini, serah terima jenazah kepada keluarga korban jatuhnya pesawat AMA

Kelima korban ini jatuh dengan pesawat jenis Pilatus PC 6 dengan nomor registrasi PK RCX, saat terbang dari Wamena menuju Derakma (Nduga), pada Rabu kemarin.
Jenazah korban jatuhnya pesawat AMA saat tiba di kamar jenazah RSUD Wamena-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Yuliana Lantipo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Wamena, Jubi – Setelah berhasil mengidentifikasi para korban, hari ini, Jumat (7/7/2017), pihak PT. Assosiation Mission Aviation (AMA) akan menyerahkan jenazah para korban peristiwa jatuhnya pesawat maskapai ini kepada pihak keluarga.

Kelima korban ini jatuh dengan pesawat jenis Pilatus PC 6 dengan nomor registrasi PK RCX, saat terbang dari Wamena menuju Derakma (Nduga), pada Rabu kemarin.

Direktur Safety PT. AMA, Olan, menjelaskan proses identifikasi telah berhasil dilakukan oleh tim DVI Polda Papua dan Polres Jayawijaya serta pihak RSUD Wamena, pada Kamis, kemarin.

Sementara itu, Olan menuturkan, pihaknya telah menghubungi pihak keluarga dari tiga korban. Namun, hingga Kamis itu, baru satu keluarga korban yang bisa dihubungi, sementara dua keluarga lainnya sedang diupayakan. Sementara itu, dua korban lainnya telah dikirim ke Jayapura.

“Kami terus berusaha hubungi masing-masing keluarga korban, karena rencana Jumat (ini) akan dilakukan serah terima jenazah ke pihak keluarga,” kata Olan di Wamena. “Tanggung jawab PT AMA selaku operator, akan langsung berurusan dengan pihak keluarga, hingga kini dua keluarga korban lagi masih coba dihubungi.”

Kabid Dokkes Polda Papua drg Ramon Amiman, di Jayapura, Kamis mengatakan, Tim DVI Polda Papua sudah berhasil mengidentifikasi semua jenazah saat berada di RSUD Wamena karena kondisinya mudah untuk diidentifikasi.

Setelah diidentifikasi dua jenazah yakni crew pesawat pilot Moulder Wauter dan co pilot Ido Naibaho dievakuasi ke Jayapura dan saat ini sudah berada di RS Bhayangkara, Kotaraja.

Rencananya jenazah pilot Wauters yang berkebangsaan Belanda akan dimakamkan di Jayapura setelah keluarganya tiba di Jayapura, sedangkan jenazah co pilot Ido Naibaho akan dikirim ke Klaten untuk dimakamkan.

Sementara itu jenazah tiga penumpang yakni Don, Serabut dan Ondomget akan diserahkan ke keluarga, pada Jumat ini di Wamena untuk dimakamkan di kampungnya di Nduga, kata Kombes drg Ramon.

Pesawat naas dengan nomor penerbangan PK-RCX mengalami musibah dalam penerbangan dari Wamena-Denekme, Rabu (5/7) mengangkut lima penumpang dan crew.

Proses evakuasi pada Kamis (6/7) dilakukan sejak pagi hari dan berakhir sekitar pukul 2 siang, waktu setempat. Setelah dievakuasi, kelima jenazah langsung dibawa ke kamar jenazah RSUD Wamena.

Kepala Unit Pelaksana Bandar Udara Kelas I Wamena, Rasburhany, yang juga koordinator lapangan proses evakuasi menjelaskan, proses evakuasi di seputaran wilayah Kabupaten Nduga, berjalan baik dan lancar atas dukungan semua pihak. Seperti Basarnas Jayapura, Otoritas Bandara wilayah X Papua di Merauke, Dinas Perhubungan, AMA dan tim ERG dari Air Fast.

“Kelima jenazah telah berada di RSUD Wamena, dua jenazah yaitu pilot dan co-pilot pada pukul 16.00 wit setelah dilakukan identifikasi langsung diterbangkan ke Jayapura. Tiga jenazah lainnya masih di RSUD Wamena untuk proses besok (Jumat ini) dilaksanakan penyerahan kepada pihak keluarga,” katanya.

Kepala Basarnas Jayapura, Melkianus K menjelaskan, proses evakuasi dilakukan dengan mengangkut kelima jenazah dari titik lokasi jatuhnya pesawat ke Kampung Habema. Kemudian, di-packing lalu dibawa ke Bandara Wamena menggunakan heli Air Fast.

“Dari titik lokasi jatuhnya pesawat ke Habema kurang lebih 3 neutical mile. Dari tim Air Fast sendiri ada sekitar lima orang serta keterlibatan masyarakat dalam evakuasi,” jelas Melkianus.

“Selama proses evakuasi tidak ada kendala. Posisi pesawat saat evakuasi di lereng bukit dengan posisi melengkung tidak hancur semuanya,” tambahnya.  (*)

loading...

Sebelumnya

5 penumpang pesawat AMA yang jatuh dipastikan meninggal dunia

Selanjutnya

GERMAS disosialisasikan di Jayawijaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe