Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Retribusi di pasar sore Nabire adalah usulan pengelola
  • Jumat, 07 Juli 2017 — 08:55
  • 934x views

Retribusi di pasar sore Nabire adalah usulan pengelola

“Jadi bukan kehendak dinas kami. Pak RT datang dan meminta kepada kami untuk memberikan karcis. Kami mengatakan bahwa nanti dibuatkan surat pernyataan atau MoU-nya. Sebab pasar tersebut selama ini memang dikelola oleh mereka (RT setempat) dan bukan pemerintah. Karena belum jelas apakah itu tanah pemerintah atau bukan,” kata Ganis saat ditemui Jubi, Kamis (6/7/2017).
Parkiran kendaraan di pasar sore Nabire – Jubi/Titus Ruban
Admin Jubi
Editor : Angela Flassy
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Nabire, Jubi – Kepala Badan Pelayanan Pajak & Retribusi Daerah Kabupaten Nabire, Ganis komarianto mengatakan karcis retribusi parkir bagi kendaraan di pasar sore Nabire dilakukan atas usulan dari ketua Rukun Tetangga (RT) setempat sebagai pengelola pasar tersebut.

“Jadi bukan kehendak dinas kami. Pak RT datang dan meminta kepada kami untuk memberikan karcis. Kami mengatakan bahwa nanti dibuatkan surat pernyataan atau MoU-nya. Sebab pasar tersebut selama ini memang dikelola oleh mereka (RT setempat) dan bukan pemerintah. Karena belum jelas apakah itu tanah pemerintah atau bukan,” kata Ganis saat ditemui Jubi, Kamis (6/7/2017).

Ganis menjelaskan, warga setempat mempertimbangkan bahwa selama ini Pemkab Nabire yang bertanggungjawab membersihkan sampah dari areal pasar, tetapi tidak ada masukan ke daerah sehingga warga melalui ketua RT meminta karcis retribusi parkir digunakan di pasar tersebut.

“Nanti hasil karcisnya dibagi dua. Misalnya RP100 ribu, maka Rp50 ribu untuk mereka sebagai pengelola dan Rp50 ribu disetor ke kas daerah. Sehingga kami akhirnya membuat mencetak karcis dan memberikannya kepada pak RT-nya sebagai pengelola,” jelasnya.

Pasar sore itu dikelola murni oleh masyarakat sehingga pemerintah belum bisa mencampuri terlalu jauh.

“Kami sifatnya membantu, membersihkan sampat. Belum bisa lebih, kecuali sudah diserahkan oleh pengelola dan pemilik tanah pasar tersebut,” tuturnya.

Terpisah, salah seorang juru parkir di Pasar Sore, Yohanis Gobay mewakili Ketua RT sebagai pengelola pasar sore ketika ditemui Jubi mengatakan harga retribusi parkir di pasar tersebut sesuai dengan Perda di kabupaten tersebut, yakni untuk kendaraan roda dua sebesar Rp2000 dan kendaraan roda empat Rp3000.

“Pemerintah daerah yang bantu kami angkat sampah. Jadi kami mau hasil parkirnya dibagi dua. Kami hanya urus parkir, kalau di dalam pasar bukan urusan kami,” jelasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

PAW, dua anggota DPRD Nabire dilantik

Selanjutnya

Bupati Isaias minta perayaan HUT RI 2017 helat kegiatan berbobot

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe