Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Diare di Kimaam, masyarakat diingatkan perhatikan pola hidup
  • Jumat, 07 Juli 2017 — 12:30
  • 641x views

Diare di Kimaam, masyarakat diingatkan perhatikan pola hidup

“Saya sudah  terima laporan dari kepala dinas juga kalau tenaga medis baik dari kota maupun di Puskesmas Kimaam, telah memberikan pertolongan kepada ratusan warga di tiga kampung yang mengalami diare,” ujar Bupati Freddy kepada Jubi (6/7/2017).
Masyarakat di Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi - Bupati Merauke, Frederikus Gebze  mengatakan, setelah mendapatkan laporan tentang ratusan anak dan orang dewasa di beberapa kampung di Distrik Kimaam terserang diare, pihaknya langsung menginstruksikan Kepala Dinas Kesehatan setempat, dr. Adolf Bolang untuk menurunkan tim Kimaam.

“Saya sudah  terima laporan dari kepala dinas juga kalau tenaga medis baik dari kota maupun di Puskesmas Kimaam, telah memberikan pertolongan kepada ratusan warga di tiga kampung yang mengalami diare,” ujar Bupati Freddy kepada Jubi (6/7/2017).

Bupati Freddy meminta masyarakat memperhatikan dengan baik pola makanan, termasuk mengkonsumsi air yang sudah dimasak terlebih dahulu. Juga kebersihan lingkungan, perlu diperhatikan  baik.

“Saya mendapat laporan kalau masyarakat minum air mentah sebelum dimasak. Ini sangat rentan terjadi diare. Ini menjadi pembelajaran di waktu mendatang,” pintanya.

Bupati Freddy mengakui kejadian ratusan orang yang mengalami diare hingga empat lain meninggal dunia, belum masuk kategori kejadian luar biasa (KLB). Karena langsung ditangani dengan cepat oleh tenaga medis.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Adolf Bolang mengaku masih terus memantau perkembangan kasus tersebut di tiga kampung di Distrik Kimaam. “Memang saat ini, beberapa tim medis  sedang di Kampung Teri. Karena di sana sebagian belum sembuh total, akibat  penyakit diare,” katanya.

Ditambahkan, sampai hari ini, tak ada penambahan. Karena petugas bergerak dengan cepat. Total keseluruhan yang terserang diare 400-an orang dan meninggal dunia empat bayi berusia 6 bulan sampai 1,5 tahun, akibat kekurangan cairan dalam tubuh. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

DPRD panggil Dirut RSUD Merauke

Selanjutnya

DPRD Merauke minta data jumlah anak Marind di Akper

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe