Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Bupati Jayapura : Persoalan sampah tanggung jawab bersama
  • Minggu, 09 Juli 2017 — 23:08
  • 762x views

Bupati Jayapura : Persoalan sampah tanggung jawab bersama

"Keharmonisan hidup kita bukan hanya karena adanya kebersamaan dan saling membantu satu dengan lainnya. Tetapi  faktor lingkungan juga turut mendukung semua aktivitas masyarakat kita, misalnya sampah yang sama sekali tidak ditata dengan baik. Sampah keluarga paling jarang dikelola dengan baik, dampaknya tentu dirasakan di mana lingkungan kita berada," jelas Bupati Mathius Awoitauw saat dihubungi di Sentani, Sabtu (8/7/2017).
Sampah yang mengapung di dermaga Yahim, Kelurahan Dobonsolo, Sentani pascabanjir beberapa waktu lalu - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Sentani, Jubi -  Semua pihak berperan dan bertanggung jawab terhadap sampah dan kebersihan lingkungannya. 
Bupati Jayapura Matius Awoitauw mengatakan, sampah rumah tangga beberapa waktu lalu yang menumpuk di daerah ini mengganggu kenyamanan lingkungan. 

"Keharmonisan hidup kita bukan hanya karena adanya kebersamaan dan saling membantu satu dengan lainnya. Tetapi  faktor lingkungan juga turut mendukung semua aktivitas masyarakat kita, misalnya sampah yang sama sekali tidak ditata dengan baik. Sampah keluarga paling jarang dikelola dengan baik, dampaknya tentu dirasakan di mana lingkungan kita berada," jelas Bupati Mathius Awoitauw saat dihubungi di Sentani, Sabtu (8/7/2017).

Karena sampah dihasilkan tiap individu dan keluarga, maka harus dikelola dengan baik dan bertanggung jawab. Tanggung jawab tidak boleh dilemparkan kepada orang lain. 

"Pembaharuan hidup seperti ini yang harus kita gumuli bersama, tidak hanya oleh sekelompok orang atau komunitas dan kerukunan umat, secara bersama dan dilakukan terus-menerus," katanya. 

Ketua Forum Kota (Forkot) Sentani, Deniks Felle mengatakan, persoalan sampah merupakan persoalan klasik di tiap daerah.
Meski demikian, lanjutnya, sampah harus dikendalikan dan dikelola dengan baik. 

"Tentu dengan penyediaan fasilitas pendukung yang memadai," katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Kampung adat harus dikelola secara profesional

Selanjutnya

Pemkab Jayapura tegaskan penyelenggara tetap independen 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe