Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Di Nabire pedagang buku tulis mulai dikerumuni ibu-ibu
  • Minggu, 09 Juli 2017 — 23:22
  • 1066x views

Di Nabire pedagang buku tulis mulai dikerumuni ibu-ibu

Orang tua yang menyekolahkan anaknya tahun ini dibuat sibuk untuk menyiapkan segala keperluan sekolah. Mulai dari seragam hingga perlengkapan sekolah, seperti buku, pensil, dan tas.
Seorang ibu berbelanja buku tulis dan keperluan sekolah lainnya di Pasar Oyehe, Nabire, Minggu (9/7/017) – Jubi/ Abeth You.
Abeth You
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Nabire, Jubi - Jelang dimulainya tahun ajaran baru 2017/2018 pedagang alat tulis dan keperluan sekolah lainnya, mulai diserbu pembeli. Geliat tahun ajaran baru anak sekolah mulai terasa. 

Orang tua yang menyekolahkan anaknya tahun ini dibuat sibuk untuk menyiapkan segala keperluan sekolah. Mulai dari seragam hingga perlengkapan sekolah, seperti buku, pensil, dan tas.

Seperti di Pasar Oyehe, Nabire, Papua, Minggu, (9/7/2016). Lapak-lapak pedagang buku dan alat tulis ini yang rata-rata berada di tengah pasar ini tampak dikerumuni pembeli yang mayoritas kaum ibu. 

Selain buku dan alat tulis, beberapa pembeli juga terlihat sibuk berbelanja keperluan sekolah lainnya, seperti tas dan sepatu.

Dewi (8) seorang pedagang mengatakan, pedagang buku dan alat tulis ini mulai ramai seminggu belakangan. Agar tetap untung dan banyak pembeli, kata dia, masing-masing pedagang harus punya trik. Seperti dirinya, agar harga lebih murah, barang sengaja didatangkan langsung dari Surabaya.

"Sebenarnya harganya bervariasi, yang termurah itu Rp20 ribu hingga yang mahal Rp30 ribu tergantung jumlah halaman dan warna bukunya," ujar Dewi kepada Jubi.

Ia sebenarnya pedagang sandal, tapi saat tahun ajaran baru ini, dia banting stir jualan perlengkapan sekolah. Harga perlengkapan sekolah yang ditawarkan cukup murah, sehingga banyak pembeli antre. 

"Ya, kalau moment-nya pas pasti laku, buku ini kan sebetulnya itu kebutuhan anak sekolah mau tidak mau pasti beli, karena di sini sudah pada kenal jadi pembeli datang lagi, saya sudah hampir 15 tahun jualan di sini," ujarnya.

Pembeli, Yakoba (34) mengatakan, sebagian pedagang memanfaatkan `momentum` itu untuk menaikkan harga dagangannya. Kenaikan harga berkisar 10 persen.

“Buku merek tertentu naik, yang 58 lembar harganya Rp28 ribu, sekarang Rp35 ribu, tapi tetap dibeli karena kebutuhan anak,” ujar Yakoba. (*)

loading...

Sebelumnya

Rp800 ribu sehari dari berjualan pentol goreng

Selanjutnya

Baju rajutan khas Papua di Elisabet Salon Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe