TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Tim SSB Papua United bekali anak-anak hidup sehat
  • Minggu, 09 Juli 2017 — 23:53
  • 1211x views

Tim SSB Papua United bekali anak-anak hidup sehat

"Ini kuman namanya HIV, amuba, dan bakteri, dan ini saya bagi supaya anak-anak mengenal apa itu bakteri, jadi kuman itu bentuknya berbeda-beda, tidak ada satu macam dan kenapa itu penting karena ancamannya juga beda," kata dr. Mirna Maxey menjelaskan kepada Jubi, Minggu (9/7/2017).
Bas Maxey dan dr. Mirna Maxey saat memberikan obat mencret kepada anak-anak Papua United -  Jubi / Yance Wenda.  
Yance Wenda
[email protected]
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Tim Sekolah Sepak Bola (SSB) Papua United selain mengajarkan bagaimana bermain bola, juga mengajarkan anak-anak mengenal pentingnya kesehatan di lingkungan mereka dan juga membentuk karakter mereka lewat ajaran Firman Tuhan.

"Ini kuman namanya HIV, amuba, dan bakteri, dan ini saya bagi supaya anak-anak mengenal apa itu bakteri, jadi kuman itu bentuknya berbeda-beda, tidak ada satu macam dan kenapa itu penting karena ancamannya juga beda," kata dr. Mirna Maxey menjelaskan kepada Jubi, Minggu (9/7/2017).

Penyakit yang sering diderita masyarakat Papua itu sering dianggap biasa, katanya, padahal membahayakan. Amuba membuat perut sakit, mencret darat, tidak mau makan, dan kurang enak tubuh, di Papua ini hampir semua orang Papua pernah terserah amuba,” katanya.

Dokter Mirna melanjutkan, virus dapat menyebar kepada siapa saja. Misalnya di gereja saat duduk dekat orang terinveksi flu, tiga hari kemudian pas akan merasakan sakit yang sama. 

Sedangkan kuman bisa tersebut saat makan di warung yang kurang sehat seperti warung kaki lima, dan bakar batu. Tangan masih kotor mengambil ubi, menyebabkan ubinya kena kuman. Atau tangan mama dari kebun yang masih kotor menyusukan bayi.

“Untuk menghindari diri dari kuman perlu hidup bersih dengan mencuci tangan dulu, misalnya di tempat acara bakar batu, saya belum pernah lihat ada tempat cuci tangan, itu menjadi soal,” katanya.

Bas Maxey mengatakan, mengajarkan kepada anak-anak tentang kuman agar bisa hidup sehat. Tim SSB Papua United juga memiliki program pengetahuan HIV yang dijelaskan kepada anak-anak. Selain itu juga ada dokter gigi yang memeriksa gigi anak-anak peserta SSB.

“Kami juga melakukan pembinaan karakter lewat penyampaian Alkitab, jadi tidak hanya bermain bola," tutur Bas Maxey. (*)

loading...

Sebelumnya

SMA PGRI Kota Jayapura siap terapkan sekolah 5 hari 

Selanjutnya

Sagu Foundation dan Youth Forum gelar seminar public speaking

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat