Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Kadinkes bantah KPS tidak bermanfaat bagi orang asli Papua
  • Senin, 10 Juli 2017 — 00:04
  • 1105x views

Kadinkes bantah KPS tidak bermanfaat bagi orang asli Papua

“Kalau bilang KPS tidak bermanfaat, sebaiknya bicara berdasarkan data dari seluruh rumah sakit, anggota dewan bisa minta data pembanding pasien yang dibiayai KPS dan BPJS, berapa di seluruh rumah sakit, jangan hanya satu kejadian malah langsung ambil kesimpulan untuk seluruh layanan program,” katanya.
Kartu Papua Sehat - salampapua.com
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Aloysius Giyai menyayangkan pernyataan subyektif Nioluen Kotouki yang menilai Kartu Papua Sehat (KPS) tidak bermanfaat banyak bagi orang asli Papua. 

Menurutnya, sikap kritis dan masukan konstruktif di bidang kesehatan sangat dibutuhkan pemerintah, termasuk Dinas Kesehatan Papua, asalkan berdasarkan data dan kajian yang komprehensif.

“Kalau bilang KPS tidak bermanfaat, sebaiknya bicara berdasarkan data dari seluruh rumah sakit, anggota dewan bisa minta data pembanding pasien yang dibiayai KPS dan BPJS, berapa di seluruh rumah sakit, jangan hanya satu kejadian malah langsung ambil kesimpulan untuk seluruh layanan program,” katanya.

Ia menyebutkan, data 2015 sesuai hasil verifikasi Dinkes terdapat 1,2 juta pengguna manfaat KPS di seluruh Papua dan 2016 naik 1,3 juta orang.

Sesuai petunjuk teknis, katanya, KPS digunakan sebagai “back up” pada komponen pembiayaan yang tidak ditanggung dalam Jaminan Kesehatan Nasional. Pesertanya  orang asli Papua yang tidak mampu dan warga non Papua yang memenuhi syarat.

Dana KPS yang dibebankan kepada APBD Provinsi Papua untuk penyediaan obat-obatan dan sebagainya. KPS tidak dilayani di Puskesmas, tapi di tiga RSUD Provinsi Papua, seluruh RSUD Kabupaten, 4 rumah sakit mitra, beberapa klinik keagamaan, dan membiayai transportasi pasien dari pedalaman bekerja sama dengan empat maskapai penerbangan. 

“Dana KPS juga bukan disimpan di Dinas Kesehatan, tetapi di Badan Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Papua dan langsung ditransfer ke Badan Keuangan Kabupaten dan rumah sakit daerah dan mitra,” katanya.

Direktur Unit Percepatan Pembangunan Kesehatan Papua (UP2KP) Agustinus Raprap mengatakan, rumah sakit mitra yang berkerja sama dengan Dinkes Papua dalam pelayanan KPS sudah berjalan dengan baik. (*) 

loading...

Sebelumnya

Sagu Foundation dan Youth Forum gelar seminar public speaking

Selanjutnya

SMA PGRI Kota Jayapura tetap lakukan tes siswa baru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2996x views
Pengalaman |— Minggu, 13 Mei 2018 WP | 1174x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 1152x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe