Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bomberai
  3. Nicolas bantah pembangunan jalan fiktif
  • Senin, 10 Juli 2017 — 00:23
  • 1633x views

Nicolas bantah pembangunan jalan fiktif

Disebutkan dalam postingan tersebut, proyek pembangunan jalan Mandiwa –Wermenu – Kufiryai, Distrik Arguni Bawah, Kaimana, tahun anggaran 2012 - 2014,  senilai  Rp 11, 872 miliar dan tahun 2016 sebesar Rp 14, 622 mili
Ruas Jalan Lobo – Wangatnauw di Kabupaten Kaimana, Papua Barat – Jubi/Jacob Owen 
Admin Jubi
redaksionline@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Kaimana, Jubi – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kaimana, Papua Barat, Ir. Nicolas E. Kuhaty membantah tudingan pada laman media sosial (medsos) yang menyebutkan pembangunan jalan di Mandiwa dan Lobo fiktif.

Pada 3 Juli 2017,  laman facebook dengan pengguna Modasir Bogra menyebutkan, proyek pembangunan jalan di Mandiwa-Wermenu-Kufiryai, Distrik Arguni Bawah dan pembangunan ruas jalan Lobo-Wangatnaw, Distrik Kaimana fiktif.

Disebutkan dalam postingan tersebut, proyek pembangunan jalan Mandiwa –Wermenu – Kufiryai, Distrik Arguni Bawah, Kaimana, tahun anggaran 2012 - 2014,  senilai  Rp 11, 872 miliar dan tahun 2016 sebesar Rp 14, 622 miliar sudah dicairkan sebesar Rp 12, 282 miliar tanpa bukti (fiktif). Sisa dana tersebut dicairkan melalui DPAL tahun 2017.

Selain itu, disebutkan, pembangunan peningkatan jalan Lobo-Wangatnaw, Distrik Kaimana tahun 2013 sebesar Rp 14, 817 miliar dan tahun 2016 sebesar Rp 28, 950 miliar dicairkan Rp 24, 318 triliun kepada PT. Bintuni Energy Persada.  Dengan sisanya Rp 4, 632 miliar akan dicairkan melalui DPAL tahun 2017  fiktif.

Nicolas malah menilai postingan tersebut hanya mencari dukungan dari masyarakat, padahal pembangunan jalan sudah dilakukan pihaknya.

“Pembangunan jalan itu tidak mungkin tidak ada. Kalau dibilang fiktif apanya yang fiktif? Silakan dicek. Itu ada pembangunan dan peningkatan jalan. Kami bangun dari belakang ke depan karena material yang diambil dari Kampung Taniba,” katanya kepada Jubi di Kaimana, Sabtu (8/7/2017).

Ia melanjutkan, “Kami bisa tunjukkan kepada petuanan di Taniba soal material yang  dibeli dari lokasinya.”

Ia juga mengajak Reskrim Polres Kaimana untuk mengecek ke lokasi pembangunan jalan yang dituduhkan tersebut. 

“Silakan! Kalau memang dari penyidik mau kroscek kami akan fasilitasi ke Arguni dan Lobo,” katanya.

Staf binamarga pada Dinas PU Kaimana, Fiktor Klauw menejelaskan, pembuakaan ruas Jalan Lobo (2014 dan 2015) dikerjakan oleh PT Karya Sentosa Utama. Namun tahun 2016 dengan peningkatan jalan dikerjakan oleh PT. Bintuni Energy Persada.

“Kalau dibilang fiktif berarti tidak ada kan? Ini ada pembangunannya dan masyarakat di sana telah gunakan jalan tersebut,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim didampingi Kanit Tindak Pidana Korupsi Polres Kaimana, Iptu Wisran Litiloly membenarkan adanya pengaduan terkait proyek tersebut. Namun menurutnya, postingan yang ada di laman facebook bukan laporan polisi. 

“Sekali lagi saya tekankan bahwa itu bukan sebuah LP, tetapi bentuk laporan. Jadi saya berharap mayarakat pun tidak salah mengartikan dan tidak selalu mudah percaya begitu saja terhadap tulisan di media sosial,” katanya.

Ia mengatakan, tidak mudah untuk mengungkap dan memvonis seseorang sebagai tersangka atas sebuah persoalan. (Jacob Owen)

loading...

Sebelumnya

ASN dan kontraktor diajak bersatu bangun Kaimana

Selanjutnya

Danrem 171 ajak lestarikan tradisi halalbihalal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe