Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nabire Membangun
  3. Bupati Nabire buka bimtek implementasi kurikulum 2013
  • Senin, 10 Juli 2017 — 18:56
  • 1422x views

Bupati Nabire buka bimtek implementasi kurikulum 2013

“Penyempuraan kurikulum 2013 telah dikaji dengan matang, sehingga diharapkan dalam penerapannya mampu membawa angin segar bagi pendidikan di Indonesia, termasuk pendidikan di Kabupaten Nabire. Sebab kurikulum ini berpijak pada tiga aspek, yakni aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap,” tuturnya.
Perwakilan guru saat Bimtek Kurikulum 2013, Senin (10/7/2017) – Jubi/Titus Ruban
Titus Ruban
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:20 WP
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:03 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Nabire, Jubi – Bupati Kabupaten Nabire diwakili Plt. Sekda Iwayan Mintaya membuka bimbingan teknis (Bimtek) kurikulum 2013 bagi guru di Kabupaten Nabire.

Dalam sambutannnya Iwayan Mintaya atas nama Bupati Nabire mengatakan, kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang berlaku dalam sistem pendidikan di Indonesia yang diterapkan oleh pemerintah untuk menggantikan kurikulum 2006.

“Penyempuraan kurikulum 2013 telah dikaji dengan matang, sehingga diharapkan dalam penerapannya mampu membawa angin segar bagi pendidikan di Indonesia, termasuk pendidikan di Kabupaten Nabire. Sebab kurikulum ini berpijak pada tiga aspek, yakni aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap,” tuturnya.

Dikatakan Mintaya, sistem perencanaan pembelajaran yang baik mencakup hasil akhir yang harus dicapai peserta didik dirumuskan sebagai kompetensi kelulusan. Kandungan materi yang diajarkan kepada dan dipelajari oleh peserta didik merupakan usaha membentuk kompetensi lulusan yang diinginkan. Pelaksanaan pembelajaran termasuk metode pembelajaran merupakan bagian dari standar proses.

“Agar ketiga kompetensi yang diinginkan dapat terbentuk pada diri peserta didik, penilaian kesesuaian proses dan ketercapaian tujuan pembelajaran sesuai dengan rencana. Inilah persoalan yang harus dipahami dengan baik, agar seorang pengajar dalam melaksanakan tugasnya, dapat dengan mudah menerapkan kurikulum 2013,” jelas I Wayan.

Sekda Nabire berharap, peserta bimtek mengikuti kegiatan tersebut sebaik – baiknya, agar memudahkan segala tugas dan tanggung jawabnya dalam mensukseskan pendidikan di daerah Nabire guna mewujudkan sumber daya manusia yang handal dalam segala hal,” tandasnya.

Penanggung jawab kegiatan, Muhanad Zainul Arifin dari Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Papua mengatakan tujuan Bimtek adalah memberikan pembekalan kepada guru – guru untuk pelaksanaan kurikulum 2013 di sekolah-sekolah yang ada di Nabire.

“Implementasi kurikulum 2013 tahun 2017 bagi guru sasaran yaitu guru yang termasuk di dalam sekolah – sekolah yang menjadi sasaran kurikulum 2013 di tahun 2017. Jadi di kabupaten sudah membentuk guru sasaran yang kuotanya sudah dibentuk oleh pusat yaitu kementerian pendidikan,” katanya.

Kuota tersebut diisi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire. Untuk SD diisi oleh 30 sekolah, SMP 14 sekolah, SSMA 8 sekolah, dan SMK ada 5 sekolah. (*)

loading...

Sebelumnya

Bali dan Papua: menuju antropologi reflektif

Selanjutnya

Panitia HUT RI ke-72 Nabire bahas program kerja

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6930x views
Dunia |— Jumat, 23 Februari 2018 WP | 3433x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 3165x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2418x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe