Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Baju rajutan khas Papua di Elisabet Salon Jayapura
  • Senin, 10 Juli 2017 — 19:07
  • 3780x views

Baju rajutan khas Papua di Elisabet Salon Jayapura

Pemilik Elisabet Salon, Elisabet Ety Tebay mengatakan, kerajinan tersebut baik noken dan lainnya dibuat oleh karyawan dan mama-mama Papua. Sedangkan yang dipesan dari luar adaah sepatu rajut dan dompet rajut.
Baju rajutan di Elisabet Salon Jayapura – Jubi/ Agus Pabika.
Agus Pabika
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Kreativitas perempuan Papua pantas diancungi jempol. Bagaimana tidak, dari benang wol dan kulit kayu serta bahan alam sekitar, mampu disulap sebagai kerajinan tangan yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi.

Tak heran Elisabet Salon menjual hasil kerajian tangan perempuan dan mama-mama Papua di depan salonnya.
 
Pemilik Elisabet Salon, Elisabet Ety Tebay mengatakan, kerajinan tersebut baik noken dan lainnya dibuat oleh karyawan dan mama-mama Papua. Sedangkan yang dipesan dari luar adaah sepatu rajut dan dompet rajut.
 
Semua tersedia di Elisabet Salon dengan  harga baju dres rajut Rasta Rp1,5 juta, dres rajut Israel Rp2 juta, dres rajut Jamaika Rp2 juta, dan dres rajut Brasil Rp2 juta. Sedangkan dres asli dari kulit kayu Rp2,5 juta, dres rajut Papua Rp1,5 juta, dres rajut kuning hijau Rp1,8 juta, dres rajut rompi panjang Rp700 ribu, dan dres rajut segi tiga Rp250 ribu.
 
“Jadi Elisabet Salon selain melayani anyam, gimbal dan sambung rambut juga menjual aksesoris-aksesoris khas Papua seperti gelang, anting, sepatu hingga pakaian (baju) yang dianyam dengan benang menyerupai baju, tas, dan topi dengan berbagai warna dan ukuran tersebut,” ujarnya.
 
Sementara itu,  Betty Gebse mengatakan senang sekali bisa melihat dan memakai kerajinan tangan mama-mama Papua. Ia juga berharap banyak perempuan muda Papua dapat mengembangkan kemampuan kreativitas mereka seperti ini. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Di Nabire pedagang buku tulis mulai dikerumuni ibu-ibu

Selanjutnya

Virus Petya belum ditemukan di perbankan Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4863x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4279x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4146x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3484x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2930x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe