Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. SMA PGRI Kota Jayapura tetap lakukan tes siswa baru
  • Senin, 10 Juli 2017 — 19:19
  • 1267x views

SMA PGRI Kota Jayapura tetap lakukan tes siswa baru

“Memang ada kebijakan dari Dinas Pendidikan untuk tidak dilakukan tes masuk terhadap calon siswa yang ingin mendaftarkan diri ke tingkat SMA/SMK, itu tetap kami lakukan, namun proses tes-nya sambil berjalan dalam pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (LKS) nanti,” katanya.
Salah satu ruang guru SMA PGRI Kota Jayapura – Jubi/ Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Meski penerimaan siswa baru bagi jenjang pendidikan SMA/ SMK tidak diperbolehkan untuk pihak sekolah melakukan tes masuk terhadap calon siswanya, namun SMA PGRI Kota Jayapura tetap melakukan tes terhadap calon siswa.
 
Demikian dikatakan Kepala SMA PGRI Kota Jayapura Janet Berotabui kepada Jubi melalui telepon, Senin (10/7/2017).
 
“Memang ada kebijakan dari Dinas Pendidikan untuk tidak dilakukan tes masuk terhadap calon siswa yang ingin mendaftarkan diri ke tingkat SMA/SMK, itu tetap kami lakukan, namun proses tes-nya sambil berjalan dalam pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah (LKS) nanti,” katanya.
 
Dikatakan, kebanyakan calon siswa yang mendaftar di sekolah yang dipimpinnya adalah siswa-siswa yang berasal dari wilayah pegunungan Papua dan ia tidak ingin terulang kasus ditemukan siswanya tidak tahu membaca dan menulis, apalagi memiliki ijazah palsu.
 
“Pengalaman tahun-tahun sebelumnya kami meminimalisir agar tidak terulang lagi, karena kami sendiri yang repot, memang kami tidak membeda-bedakan calon siswa yang ingin masuk menempuh pendidikan di sekolah ini, namun demi kelancaran proses belajar mengajar hal tersebut harus saya terapkan,” ujarnya.
 
Janet menambahkan, proses tes terhadap siswa tersebut juga akan dilakukan pada saat pelaksanaan LSK, sehingga sekolah bisa mengetahui secara jelas siswa mana yang pengetahuannya serta keahliannya di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahunan Sosial (IPS).
 
“Itu saja, selanjutnya jangan sampai ada siswa yang tidak tahu baca tulis, kalau memang ada yang kedapatan kami akan memberikan model pembelajaran khusus, jadi jam belajarnya ditambah sehingga siswa tersebut tidak ketinggalan dengan teman-temannya,” katanya.
 
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Elias Wonda menghimbau seluruh sekolah dari SD hingga SLTA memberikan prioritas kepada siswa asli Papua sesuai amanat Undang-Undang Otonomi Khusus (Otsus). (*)

Sebelumnya

Kadinkes bantah KPS tidak bermanfaat bagi orang asli Papua

Selanjutnya

Kadinkes Papua: KPS justru menopang BPJS

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe