Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Lahan RS Tipe B di Kapundu masih dipersoalkan
  • Selasa, 11 Juli 2017 — 12:02
  • 739x views

Lahan RS Tipe B di Kapundu masih dipersoalkan

Kepada Jubi Senin (10/7/2017), Waros menegaskan, tanah itu bukan milik perorangan. Tetapi merupakan tanah milik beberapa marga. Jadi, ketika ada pelepasan tanah beberapa waktu lalu oleh Lembaga Masyarakat Adat (LMA), dilanjutkan dengan peletakan batu pertama dan pembangunan, akhirnya masih menuai aksi protes dari marga lain.
Seorang pemilik hak ulayat tanah di Kapundu, Waros Gebze sedang bicara dengan Kadis Kesehatan Merauke, Adolf Bolang beberapa waktu lalu – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi - H. Waros Gebze, seorang pemilik tanah ulayat di Kapundu, Kelurahan Kelapa Lima, Kabupaten Merauke masih mempersoalkan tentang lahan yang telah digunakan untuk pembangunan Rumah Sakit (RS) Tipe B.

Kepada Jubi Senin (10/7/2017), Waros menegaskan, tanah itu bukan milik perorangan. Tetapi merupakan tanah milik beberapa marga. Jadi, ketika ada pelepasan tanah beberapa waktu lalu oleh Lembaga Masyarakat Adat (LMA), dilanjutkan dengan peletakan batu pertama dan pembangunan, akhirnya masih menuai aksi protes dari marga lain.

“Saya juga termasuk pemilik tanah. Sehingga terus mendesak kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke menghentikan kegiatan pembangunan. Karena belum ada kesepakatan bersama beberapa marga,” tegasnya.

Waros mengaku, pihaknya sudah bertemu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, dr. Adolf Bolang dan menyampaikan permasalahan kepemilikan tanah tersebut.

“Saya tidak akan tinggal diam begitu saja.Saya meminta kegiatan pembangunan dihentikan terlebih dahulu sambil beberapa marga duduk adat dan bicara kembali,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke, Adolf Bolang mengaku, pihaknya telah mendapat pengaduan dari H. Waros Gebze, terkait tanah di Kampundu yang digunakan untuk pembangunan RS Tipe B.

“Ya, saya akan mengikuti sekaligus mendapatkan informasi lagi dari pihak lain terkait status tanah dimaksud. Sehingga kegiatan pembangunan juga tetap berjalan sebagaimana biasa,” tuturnya. (*)

Sebelumnya

Saluran irigasi tak ada, padi di Kampung Sabon sering terendam banjir

Selanjutnya

Masyarakat Flobamora dan Tanimbar akan gelar aksi damai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe