Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Pembangunan gereja Katolik di Turiram butuh Rp100 juta
  • Selasa, 11 Juli 2017 — 12:10
  • 1087x views

Pembangunan gereja Katolik di Turiram butuh Rp100 juta

“Memang sebulan lalu, saya bertemu Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Moses Kaibu sekaligus menyerahkan dokumen foto bangunan gereja sekaligus meminta memperjuangkan anggaran ke pemerintah,” katanya.
Gereja Katolik di Kampung Kalilam yang belum dirampungkan – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi - Pembangunan Gereja Katolik di Kampung Turiram, Distrik Kimaam, Kabupaten Merauke terhenti karena tak ada anggaran. Meskipun atap bangunan maupun tembok telah diselesaikan, namun anggaran yang masih dibutuhkan sekira Rp100 juta.

Dana dimaksud, nantinya dimanfaatkan untuk pemasangan lantai keramik serta jendela maupun beberapa item pekerjaan lain. Olehnya, perlu dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke.

Demikian disampaikan Tokoh Masyarakat Kampung Turiram, Meky Wariga saat ditemui di Kantor dewan Senin (10/7/2017).

“Memang sebulan lalu, saya bertemu Ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Merauke, Moses Kaibu sekaligus menyerahkan dokumen foto bangunan gereja sekaligus meminta memperjuangkan anggaran ke pemerintah,” katanya.

“Pak Moses Kaibu telah menyerahkan dokumen foto bersama surat permohonan bantuan dana kepada Bupati Merauke, Frederikus Gebze. Hanya saja, sampai sekarang, belum ada tanggapan,” katanya.

Dia juga mengaku, hari ini datang di dewan dan berusaha bertemu Ketua DPRD Merauke, Fransiskus Sirfefa sekaligus meminta dukungan agar memperjuangkan anggaran pembangunan gereja.

“Kondisi bangunan gereja lama sudah tidak layak. Karena atap dari daun pohon lontar itu, sudah mulai rusak,” ujarnya.

Anggota DPRD Kabupaten Merauke, Tarsisius Awi mengatakan, pihaknya akan ikut memperjuangkan dalam sidang APBD Perubahan 2017.

“Saya kira bangunan gereja yang belum dirampungkan, harus mendapat perhatian serius dari Pemkab Merauke. Tentunya butuh anggaran untuk penyelesaian,” tuturnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Masyarakat Flobamora dan Tanimbar akan gelar aksi damai

Selanjutnya

OAP yang butuh darah di RSUD Merauke tak dipungut biaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe