Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. NASA Luncurkan Misi Pencarian Asal Usul Kehidupan Dunia
  • Minggu, 11 September 2016 — 18:22
  • 274x views

NASA Luncurkan Misi Pencarian Asal Usul Kehidupan Dunia

Osiris-Rex rencananya akan mendarat di sebuah asteroid bernama Bennu. Benda langit kecil berdiameter 500 meter itu selama ini mengelilingi matahari dalam orbit yang hampir sama dengan bumi. Menurut NASA, kemungkinan Bennu menabrak Bumi antara tahun 2175 dan 2199 adalah satu berbanding 2.700.
lustrasi rancangan pesawat luar angkasa robot penjelajah OSIRIS-REx di Bennu – nasa.gov
Admin Jubi
Editor : Admin Jubi
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Cape Canaveral, Florida, Jubi – Misi luar angkasa Amerika Serikat akan meluncur pada Kamis (8/9/2016) untuk kumpulkan data dan bukti dari sebuah asteroid yang diperkirakan dapat memberi informasi lebih lanjut terkait asal usul kehidupan di dunia.

Sebuah roket dari United Launch Alliance bernama Atlas 5 dijadwalkan meluncur dari pangkalan angkatan udara di Cape Canaveral, Florida untuk membawa robot penjelajah Osiris-Rex, yang akan melakukan misi pencarian asal-usul kehidupan selama tujuh tahun.

Osiris-Rex rencananya akan mendarat di sebuah asteroid bernama Bennu. Benda langit kecil berdiameter 500 meter itu selama ini mengelilingi matahari dalam orbit yang hampir sama dengan bumi. Menurut NASA, kemungkinan Bennu menabrak Bumi antara tahun 2175 dan 2199 adalah satu berbanding 2.700.

“Kami ingin menuju Bennu karena asteroid ini mengandung bahan-bahan pembentukan sistem solar paling awal, yaitu saat sistem tata surya kita masih tersebar seperti kawanan debu dalam angin yang berputar,” kata kepala peneliti dari Universitas Arizona, Dante Lauretta, dalam sebuah konferensi pers.

Pada sistem tata surya yang masih dalam tahap pembentukan, sejumlah bebatuan mulai terbentuk. Sebagian besar di antaranya dipenuhi oleh es dan material organik, yaitu bahan-bahan utama yang membuat Bumi bisa ditinggali dan memulai kehidupan, kata Lauretta.

Osiris-Rex diperkirakan akan mencapai Benny pada Agustus 2018. Jika semua berjalan lancar, Osiris-Rex akan kembali membawa contoh material dari Benny pada 24 September 2023.

Misi dengan biaya satu milyar dolar AS tersebut akan mencatat jalur peredaran Bennu.

Badan luar angkasa Amerika Serikat juga berharap Osiris-Rex akan berhasil menunjukkan teknik pemetaan dan pengambilan gambar yang dibutuhkan oleh ekspedisi penambangan komersial di masa mendatang.(*)

Sumber : Ant

Editor : Lina Nursanty

loading...

Sebelumnya

Selanjutnya

Venezuela Harus Revitalisasi Gerakan Non-Blok (GNB) Hadapi AS

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe