Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nasional & Internasional
  3. Hakim AS hentikan pemulangan pengungsi Irak
  • Rabu, 12 Juli 2017 — 15:02
  • 1244x views

Hakim AS hentikan pemulangan pengungsi Irak

Hakim Distrik AS, Mark Goldsmith di Michigan mengatakan bahwa ia memiliki wewenang untuk memerintahkan kepada pemerintah agar menjaga warga asal Irak di wilayah tersebut, sementara kasus pemulangan mereka berlanjut dalam pengadilan imigrasi.
Pengungsi Kristen Irak di Amerika Serikat. Jubi/VOA Indonesia
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

San Francisco, Jubi - Seorang hakim AS pada Selasa (Rabu WIB) memutuskan bahwa pemerintah tidak dapat segera memulangkan hampir 200 pengungsi Irak yang ditangkap bulan lalu, dengan alasan bahwa mereka akan menghadapi penganiayaan jika dipindahkan dari AS.

Hakim Distrik AS, Mark Goldsmith di Michigan mengatakan bahwa ia memiliki wewenang untuk memerintahkan kepada pemerintah agar menjaga warga asal Irak di wilayah tersebut, sementara kasus pemulangan mereka berlanjut dalam pengadilan imigrasi.

Sebanyak 199 warga asal Irak ditahan, sebagian besar di daerah Detroit dan di Nashville. Mereka terdiri dari umat Katolik Kasdim dan suku Kurdi Irak.

Kedua kelompok tersebut mengatakan bahwa mereka dapat menjadi sasaran serangan di Irak karena mereka adalah minoritas.

Mereka yang ditangkap oleh petugas imigrasi telah mendapat perintah pemulangan, dan banyak dari mereka telah dijatuhi hukuman karena melakukan kejahatan serius, menurut pemerintah AS.

"Memulangkan warga asal Irak kembali ke negaranya saat ini, akan menyebabkan mereka menghadapi resiko besar terhadap kematian, penyiksaan, atau penganiayaan berat lainnya, sebelum tuntutan hukum mereka dapat diuji di pengadilan," kata Goldsmith dalam pernyataan keputusannya.

Juru bicara departemen kehakiman menolak untuk memberikan komentar. (*)
 

loading...

#

Sebelumnya

Amnesty minta kejahatan terhadap warga Mosul diselidiki

Selanjutnya

Separuh penduduk bumi kekurangan air bersih

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe