Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Pemkot Jayapura tertibkan pasar Entrop
  • Rabu, 12 Juli 2017 — 18:41
  • 859x views

Pemkot Jayapura tertibkan pasar Entrop

“Pedagang di sini bersedia pindah ke tempat lain,” kata Rustam. 
Wakil Wali Kota Jayapura Haji Rustam Saru ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Baru Entrop, Rabu (12/7/2017) – Jubi/Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Wakil Wali Kota Jayapura Haji Rustam Saru melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Baru Entrop, Rabu (12/7/2017). Kios-kios di pinggir terminal juga ditertibkan, sebab Pasar Entrop digunakan pada Selasa (25/7/2017).

Ia mengaku sudah menerima keluhan dan alasan para pedagang berjualan di kawasan ini. Wali kota juga sudah menyurati pedagang agar kawasan ini ditertibkan hingga Senin (17/7/2017), khususnya di lapangan Ampas dan eks terminal Entrop.

“Pedagang di sini bersedia pindah ke tempat lain,” kata Rustam. 

Persoalannya, lanjut dia, Ondofolo (tua adat) Timotius Dawir telah memberikan surat kepada pedagang di bekas terminal, yang kemudian menjadi pegangan bagi pedagang. Maka dari itu, Pemkot akan memediasi pedagang dengan ondofolo agar persoalannya diselesaikan.

Sementara taksi-taksi (angkutan kota) akan dipindahkan jika sudah dibangun terminalnya. 

“Jangan lagi di Lapangan Ampas atau eks terminal ini agar kota bersih dan nyaman. Kita bersama tidak inginkan kota ini kumuh,” katanya.  

Menurutnya, hal ini disosialisasi sebelumnya, sehingga pedagang pun memakluminya. 

“Saya pikir pedagang mau diatur semua. Penjual pinang akan dipindahkan ke pasar mama-mama Papua. Tidak boleh kita gusur langsung. Kami melakukan pendekatan terlebih dulu karena masyarakat juga perlu memenuhi kebutuhan keluarga,” katanya.

Pihaknya tidak menginginkan masyarakat berjualan di trotoar. “Kalau dibiarkan nanti mereka mau seenaknya saja. Itu namanya kota tanpa aturan, amburadul,” ujarnya.  

“Kalau pasar permanen sudah ditempati, kalau mau berjualan jangan tercerai-berai. Harus dibagi di masing-masing titik, misalnya di Entrop yang aman. Kalau pasar dibuka pasti mereka juga akan mendapatkan tempat dari yang lainnya,” lanjutnya. 

Seorang pedagang, Udin meminta kepada Pemkot Jayapura agar menyediakan lokasi khusus bagi mereka sebelum hengkang dari kawasan Entrop. 

“Bagaimana kalau kami yang tidak mendapatkan tempat di pasar baru? Saya meminta bagi mereka yang tidak mempunyai tempat jualan, harus disiapkan agar bisa mencari uang,” katanya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Dana APBD Kota Jayapura sudah dicairkan 60 persen

Selanjutnya

Tes urine, langkah Pemkot Jayapura siapkan ASN bersih

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe