Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Forkot: Sungai bukan tempat sampah 
  • Kamis, 13 Juli 2017 — 18:48
  • 1821x views

Forkot: Sungai bukan tempat sampah 

“Masyarakat hingga saat ini belum memahami dengan baik soal tempat pembuangan sampah. Semua sampah keluarga selalu berakhir di badan sungai. Padahal muara tiap sungai menuju ke Danau Sentani. Sebenarnya tindakan yang dilakukan dengan sengaja seperti ini tergolong pelanggaran hak manusia,” katanya kepada Jubi di Sentani, Kamis (12/7/2017).  
Sampah yang terapung di Dermaga Yahim akibat hujan dan banjir beberapa waktu lalu – Jubi/Engel Wally  
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Sentani,Jubi – Ketua Forum Kota (Forkot) Sentani, Deniks Felle menegaskan sungai-sungai yang ada di Kabupaten Jayapura bukan tempat pembuangan sampah bagi warga.

Menurutnya, sejumlah sungai besar di daerah ini menjadi langganan warga sebagai tempat pembuangan akhir (TPA). Padahal, sungai-sungai tersebut bermuara ke Danau Sentani. 

“Masyarakat hingga saat ini belum memahami dengan baik soal tempat pembuangan sampah. Semua sampah keluarga selalu berakhir di badan sungai. Padahal muara tiap sungai menuju ke Danau Sentani. Sebenarnya tindakan yang dilakukan dengan sengaja seperti ini tergolong pelanggaran hak manusia,” katanya kepada Jubi di Sentani, Kamis (12/7/2017).  

Oleh karena itu, pihaknya meminta Pemerintah Kabupaten Jayapura sigap dalam mengatur dan mengarahkan warganya. Warga harus membuang sampah pada tempatnya.

“Sekarang pertanyaannya, apakah fasilitas ini tersedia atau tidak? Kembali kepada perilaku setiap orang, apakah sadar atau tidak tentang lingkungan di mana mereka berada? Dalam hal ini Pemerintah daerah juga harus menyediakan fasilitas penunjang bagi masyarakat, sehingga sampah tidak dibuang di sungai,” katanya. 

Terpisah, warga Pasar Lama Sentani, Yakobus Sokoy mengakui, warga sekitar bantaran kali memanfaatkan sungai sebagai tempat sampah karena tak ada tempat sampah.

“Masyarakat di sini sudah tidak memiliki tempat untuk membuang sampah keluarga. Hal ini dipicu dengan meningkatnya jumlah penduduk, sehingga lahan kosong untuk digunakan sebagai tempat pembuangan sampah tidak bisa, karena banyaknya rumah,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

BPS survei tangkapan ikan nelayan 

Selanjutnya

Tak ada petugas di UPTD, nelayan mengeluh 

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Rabu, 18 Juli 2018 WP | 4615x views
Nabire Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 4401x views
Dunia |— Minggu, 22 Juli 2018 WP | 4225x views
Jayapura Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 3525x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe