Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Tak ada petugas di UPTD, nelayan mengeluh 
  • Kamis, 13 Juli 2017 — 18:54
  • 1663x views

Tak ada petugas di UPTD, nelayan mengeluh 

Warga Kampung Talang Su, yang bekerja sebagai nelayan tradisional, Petrus Yakarimilena mengatakan, UPTD ini biasanya menerima hasil tangkapan para nelayan, untuk didistribusikan ke pasar dan pembeli di Sentani dan Kota Jayapura. Namun kantor ini, lanjutnya, cukup lama ditinggal petugas atau tanpa aktivitas.
UPTD perikanan laut milik Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Jayapura yang berada tidak jauh dari Dermaga Depapre – Jubi/Engel Wally 
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Sentani,Jubi - Sejumlah nelayan tangkap ikan tradisional di Teluk Depapre, Distrik Depapre mengeluhkan kondisi Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kelautan dan Perikanan Kabupaten Jayapura yang hingga kini tak ada petugasnya.

Warga Kampung Talang Su, yang bekerja sebagai nelayan tradisional, Petrus Yakarimilena mengatakan, UPTD ini biasanya menerima hasil tangkapan para nelayan, untuk didistribusikan ke pasar dan pembeli di Sentani dan Kota Jayapura. Namun kantor ini, lanjutnya, cukup lama ditinggal petugas atau tanpa aktivitas.

Jika Bupati Jayapura Mathius Awoitauw melakukan kunjungan ke kampung-kampung di sekitar selat ini, petugas mulai tampak. Petugas lalu sibuk-sibuk membersihkan kantor.

“Padahal keberadaan kantor dan fasilitas yang ada cukup membantu kami sebagai nelayan tradisional. Misalnya, kapal penangkap ikan, jaring, dan beberapa unit coolbox besar di dalamnya untuk menampung ikan hasil tangkapan,” katanya kepada Jubi di Dermaga Depapre, Kamis (13/7/2017).

Senada dikatakan, Yongki, warga Distrik Depapre. Yongki mengatakan, fasilitas yang disiapkan pemerintah sudah cukup membantu. Sayangnya tidak digunakan secara maksimal.  

“Kalau ikan hasil tangkapan nelayan disuplai melalui UPTD pasti agak untung dari pada langsung ke tengkulak, yang datang membeli dengan harga jauh di bawah normalnya. Tengkulak bisa untung dua sampai tiga kali lipat. Untuk itu, UPTD ini harus difungsikan kembali untuk membantu nelayan di pesisir ini,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Forkot: Sungai bukan tempat sampah 

Selanjutnya

DPRD minta jangan ada pungli di Pasar Pharaa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2882x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2603x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1511x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1306x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe