Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Enam bulan tak digaji, 300 guru mogok
  • Jumat, 14 Juli 2017 — 10:45
  • 1088x views

Enam bulan tak digaji, 300 guru mogok

Ia menjelaskan, para guru sukarela tak dibayarkan gajinya tanpa alasan yang jelas. Padahal mereka sudah mengabdi untuk mendidik anak-anak di daerah pedalaman Paniai.
Ratusan guru yang berunjuk rasa di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Pengajaran Paniai di Madi, Distrik Paniai Timur, Kamis (13/7/2017) – Jubi/ Ist.
Timoteus Marten
timo@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Papua No. 1 News Portal I Jubi
 
Jayapura, Jubi – Sedikitnya 300 guru sukarela atau guru honor SD hingga SMA di Kabupaten Paniai, Papua melakukan mogok mengajar selama seminggu terakhir.

Hal itu dipicu karena gaji mereka selama enam bulan pertama tahun ini belum dibayar Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Paniai.

Ratusan guru ini pun melakukan unjuk rasa di kantor Dinas Pendidikan dan Pengajaran Paniai, Madi, Distrik Paniai Timur, Paniai, untuk menuntut hak mereka.

“Senin tiga hari lalu dan hari ini, Kadis P dan P Paniai janji ketemu, tapi beliau tidak datang dengan alasan sakit,” kata Yohanes, koordinator lapangan yang juga guru honor ketika dikontak Jubi dari Jayapura, Kamis (13/7/2017).

Menurut Yohanes, sejak Januari 2017 hingga Juli ini gaji mereka belum dibayarkan. “Kurang lebih Rp3 juta per semester, tapi itu kenyataannya,” kata alumnus Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Cenderawasih (Uncen) ini.

Ia menjelaskan, para guru sukarela tak dibayarkan gajinya tanpa alasan yang jelas. Padahal mereka sudah mengabdi untuk mendidik anak-anak di daerah pedalaman Paniai.

“Itu baru sebagian yang datang demo, yang lainnya belum datang,” katanya.

Mogoknya para guru honor mengakibatkan proses belajar-mengajar di sejumlah sekolah terhenti. Sebab sebagian besar guru di sekolah, lanjutnya, merupakan guru kontrak atau guru honor.

“Kepala-kepala sekolah juga resah,” katanya.

Seorang staf Dinas Pendidikan Pendidikan dan Pengajaran Paniai yang tak mau namanya ditulis ketika dihubungi per selulernya Kamis (13/7/2017) malam mengaku belum berada di kantor saat ratusan guru tersebut berunjuk rasa.

Meski demikian, ia mengatakan, terkait persoalan yang diprotes guru-guru tersebut, dalam kontrak sudah terhitung gaji guru honor.

“Saya tidak tahu juga kenapa ditunda pembayarannya,” katanya. (*)

Sebelumnya

Kematian lebih 30 balita di Distrik Tigi Barat akibat 7 jenis penyakit

Selanjutnya

Disdik janji carikan sekolah buat siswa tak lulus PSB

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe