close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Wabah Kolera hantui Haiti pasca Badai Matthew
  • Minggu, 09 Oktober 2016 — 19:27
  • 1274x views

Wabah Kolera hantui Haiti pasca Badai Matthew

Warga ketakutan akan sebaran wabah penyakit setelah Badai Matthew menyapu Haiti di Kepulauan Karibia, yang menyebabkan hampir 900 jiwa tewas dan ribuan harus mengungsi.
Pembersihan terus dilakukan di Jérémie, Haiti, setelah Badai Matthew menyebabkan sekitar 900 jiwa tewas - Xinhua/Barcroft Images
Zely Ariane
Editor :

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Warga ketakutan akan sebaran wabah penyakit setelah Badai Matthew menyapu Haiti di Kepulauan Karibia, yang menyebabkan hampir 900 jiwa tewas dan ribuan harus mengungsi.

Wabah kolera telah menyebabkan kematian beberapa orang karena banjir bercampur air kotoran pembuangan, dan ketakutan akan wabah tersebut kini menyebar.

“Karena besarnya banjir dan dampaknya pada sanitasi air dan insfrastruktur, kasus-kasus kolera kemungkinan besar akan membludak ditambah musim penghujan hingga awal 2017 mendatang,” demikian menurut Pan American Health Organization dalam pernyataannya yang dilansir The Guardian, Sabtu (8/10/2016).

Badai Matthew menyapu teluk sebelah barat Haiti pada Kamis, (6/10) dengan kecepatan angin 145mph (233km/h) ditambah hujan deras. Sekitar 61.500 orang masih dalam penampungan, demikian menurut pejabat setempat yang juga mengatakan bahwa badai tersebut menghantam kampung-kampung yang jauh dan baru saja dapat dikontak.

Sempat pada pagi Sabtu dini hari badai tersebut, yang terhebat mengancam lautan Atlantik selama lebih dari 10 tahun, menyebabkan evakuasi massal di empat negara bagian AS dan mematikan aliran listrik di lebih dari 1,6 juta rumah dan pusat-pusat bisnis.

Sepanjang Sabtu, badai perlahan-lahan mereda dan bergerak ke arah pantai Florida. Gubernur Florida, Rick Scott, merasa lega badai itu tidak merangsek ke daratan Florida. Dia berjanji listrik akan dinyalakan kembali paling lambat hari Minggu.(*)

loading...

Sebelumnya

Dewan Keamanan favoritkan António Guterres jadi Sekjend PBB

Selanjutnya

Desmond Tutu: Saya mau akhiri hidup dengan cara terhormat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4876x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4299x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4168x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3493x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2955x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe