Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Disdik janji carikan sekolah buat siswa tak lulus PSB
  • Jumat, 14 Juli 2017 — 18:41
  • 1489x views

Disdik janji carikan sekolah buat siswa tak lulus PSB

“Bagi peserta Penerimaan Siswa Baru (PSB), karena kesalahan saat pendaftaran (tidak tercantum nomor pendaftaran-red) sehingga tidak terdaftar di sekolah manapun, silakan datang ke kabid masing-masing dan akan dicarikan sekolah yang daya tampungnya masih siap menerima,” kata Nurhadi kepada Jubi di Jayapura, Jumat (14/7/2017).
Ilustrasi salah satu sekolah unggulan di Kota Jayapura – Jubi/ Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Papua No. 1 News Portal I Jubi
 
Jayapura, Jubi – Ketua Panitia Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) Dinas Pendidikan Kota Jayapura Nurhadi mengimbau orang tua atau wali murid yang anaknya tidak lolos masuk sekolah negeri di Kota Jayapura agar segera melaporkan ke Dinas Pendidikan agar bisa dialihkan ke sekolah yayasan agama atau umum.

“Bagi peserta Penerimaan Siswa Baru (PSB), karena kesalahan saat pendaftaran (tidak tercantum nomor pendaftaran-red) sehingga tidak terdaftar di sekolah manapun, silakan datang ke kabid masing-masing dan akan dicarikan sekolah yang daya tampungnya masih siap menerima,” kata Nurhadi kepada Jubi di Jayapura, Jumat (14/7/2017).

Nurhadi mencontohkan, untuk jenjang SMP, jika ada wali murid yang mengalami kendala seperti itu maka langsung melaporkan ke Kabid SD di Dinas Pendidikan Kota Jayapura.

“Sekolah manapun sama saja, sekali lagi yang terpenting pribadi siswa mau belajar sungguh-sungguh karena sekolah favorit bukan jaminan masa depan dan kita harus ada pemerataan,” ujarnya.

Untuk itu, ia sebagai Ketua Panitia PPDB Kota Jayapura meminta maaf karena dalam penerimaan siswa baru tersebut tidak dapat memuaskan semua pihak.

“Kami juga tidak mungkin menumpuk siswa di satu dua sekolah, apabila itu dilakukan maka justru pelayanan kurang baik karena bila 50 siswa di dalam satu rombongan belajar, ada standar layanan maksimal di tingkat SMA, di mana dalam satu rombongan belakar terdiri dari 36 siswa, jika lebih maka akan ada masalah saat memasukkan data di Dapodik,” katanya.

Nurhadi juga menganjurkan orang tua untuk bisa memilih sekolah lain, di antaranya SMK Karya Gemilang di Holtekamp yang membuka program kelautan (budidaya air payau rumput laut/ ikan hingga produksi), SMA Advent Argapura yang memfasilitasi anak-anak beragama Advent yang pada hari Sabtu tidak bisa sekolah karena ibadah dan SMA Papua National School PTC Entrop dan memiliki kekhususan Bahasa Inggris.

“Untuki tiga sekolah tersebut dalam proses verifikasi izin, nanti Dinas Pendidikan Provinsi yang merekomendasikan kelayakan untuk operasi ke Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, namun untuk sementara dari hasil investigasi lapangan, sarana dan prasarana sudah tersedia, guru ada, kurikulum jelas sesuai form izin operasional yang diberikan dinas,” tambah Nurhadi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura I Wayan Mudiyasa mengimbau kepada calon peserta didik baik yang ingin masuk ke jenjang pendidikan SMP dan SMA untuk memilih sekolah yang sesuai dengan rayon atau ring tempat tinggalnya. Hal ini dilakukan akan mempermudah akses ke sekolah. (*)

Sebelumnya

Enam bulan tak digaji, 300 guru mogok

Selanjutnya

Dosen Uncen dilatih menulis untuk jurnal internasional  

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe