Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Tim Pedulu Unmus Merauke desak Presiden RI batalkan pemilihan rektor
  • Jumat, 14 Juli 2017 — 18:59
  • 1827x views

Tim Pedulu Unmus Merauke desak Presiden RI batalkan pemilihan rektor

Seorang dosen Unmus, Antonius Cambu ketika membacakan pernyataan sikap dosen dan staf di salah satu kafe di Kota Merauke Jumat (14/7/2017) mengatakan, ada beberapa poin penting yang harus ditindaklanjuti seperti, memohon Presiden Jokowi membatalkan pemilhan Rektor Unmus, karena dianggap cacat hukum.
Tim Peduli Unmus yang terdiri dari dosen dan staf sedang foto bersama dengan membentangkan spanduk – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi - Belasan dosen dan staf di Universitas Negeri Musamus (Unmus) mendesak kepada Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo agar membatalkan pemilihan Rektor Unmus yang telah dilakukan pada  11 Juli 2017, yang hasilnya memenangkan Philipus Betaubun.

Desakan pembatalan itu, sangat mendasar. Karena pemilihan  yang diikuti tiga calon selain Philipus, juga dua calon dari luar daerah itu, dilakukan mendadak serta  tak diketahui semua civitas akademik di lingkungan Unmus.  

Seorang dosen Unmus, Antonius Cambu ketika membacakan pernyataan sikap dosen dan staf di salah satu kafe di Kota Merauke Jumat (14/7/2017) mengatakan, ada beberapa poin penting yang harus ditindaklanjuti seperti, memohon Presiden Jokowi membatalkan pemilhan Rektor Unmus, karena dianggap cacat hukum.

Selain itu, lanjut Cambu, meminta pertanggungjawaban Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi atas perpanjangan masa jabatan rektor pelaksana tugas (Plt) Unmus sebanyak tiga kali dan dasar untuk Philipus tetap mencalonkan diri.

“Kami juga minta lembaga tinggi negara menindaklanjuti serta mengusut tuntas berbagai penyimpangan, pelanggaran administrasi di Unmus serta berbagai laporan masyarakat yang dilakukan Philipus Betaubun, termasuk hasil temuan audit tim inspektorat jenderal Kementerian Ristekdikti serta Ombudsman RI,” pintanya.

Hal serupa disampaikan dosen lainnya, Hendrikus Dea. “Kami dari  dosen dan staf tim peduli Unmus, akan berusaha  menemui Presiden Jokowi sekaligus membeberkan berbagai kebobrokan yang terjadi di lingkungan Unmus, termasuk pemilihan rektor beberapa hari lalu,” katanya.

“Bagi kami, pemilihan Rektor  cacat hukum dan terkesan mendadak serta ditutup-tutupi. Olehnya, harus dibatalkan,” pintanya.

Rektor Unmus terpilih, Philipus Betaubun yang dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan, dirinya sedang tidak berada di tempat. Namun demkian, katanya, proses pemilihan rektor sangat transparan dan tak ada yang disembunyikan.

“Bagi saya, proses pemilihan tidak cacat hukum. Apalagi itu adalah kewenangan dari kementerian,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Legalitas senat universitas dinilai tidak sah

Selanjutnya

DPRD Merauke sepakat kembalikan 24 mobil

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe