Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Siswa SMA Betlehem dibekali nasionalisme dan kerohanian
  • Jumat, 14 Juli 2017 — 19:16
  • 3728x views

Siswa SMA Betlehem dibekali nasionalisme dan kerohanian

Dalam kegiatan ini juga siswa baru dibekali tentang pola hidup sehat dengan pemateri dari Dinas Kesehatan Jayawijaya dan RSUD Wamena. Sedang Polres Jayawijaya memberikan pemahaman soal larangan dan dampak penggunaan narkoba.
Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMA YPK Betlehem Wamena – Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Timoteus Marten
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Wamena, Jubi – Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) selama tiga hari (14-17 Juli 2017) bagi siswa baru SMA Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Betlehem Wamena, Jayawijaya diutamakan soal nasionalisme dan penguatan kerohanian.

“Tahun ini kami tidak libatkan kaka-kaka kelas mereka. Langsung dibimbing para guru. Berbagai materi yang disampaikan di PLS. Diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta didik baru bagaimana membangun iman untuk menjadi siswa yang bermanfaat,” kata Kepala SMA YPK Betlehem Wamena, Korintus Siep, Jumat (14/7/2017).

Ia memastikan PLS tahun ini tidak melibatkan siswa-siswa kelas XII dan XIII untuk menghindari kekerasan di lingkungan sekolah.

Dalam kegiatan ini juga siswa baru dibekali tentang pola hidup sehat dengan pemateri dari Dinas Kesehatan Jayawijaya dan RSUD Wamena. Sedang Polres Jayawijaya memberikan pemahaman soal larangan dan dampak penggunaan narkoba.
 
“Lebih banyak pembinaan kerohanian. Jadi, dari pukul 7:30 - 8:30 WIT itu pembinaan kerohanian. Hal ini kami lakukan karena pada tahun-tahun sebelumnya lebih banyak kegiatannya bersifat balas dendam yang dilakukan oleh kakak-kakak kelas,” katanya.
 
Menurutnya, sebanyak 115 siswa yang mendaftar di sekolah ini, tetapi hanya 68 orang yang mengikuti PLS.
 
“Bagi yang tidak ikut PLS ini mereka tetap akan masuk, dan tetap kami terima. Memang jumlah siswa baru tahun ini menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 500-600 orang,” katanya.
 
Gresmanu Sawai, peserta PLS mengaku kegiatan ini lebih bagus karena melibatkan Dinas Kesehatan, RSUD Wamena dan Polres Jayawijaya.
 
“Supaya masa depan kita lebih baik, sehingga tidak menjadi anak-anak yang tukang melawan, begitu juga agar bisa menjaga hidup sehat dan bahaya narkoba,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Butuh tim independen selesaikan kasus Nduga

Selanjutnya

20 Juli 2017, Pemda Yahukimo masukan maskapai NAM Air

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe