Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Inspektorat usulkan kepala kampung dipilih langsung
  • Senin, 17 Juli 2017 — 13:37
  • 1030x views

Inspektorat usulkan kepala kampung dipilih langsung

Illustrasi pemberian dana kepada setiap kampung di Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Wamena, Jubi – Inspektorat Kabupaten Jayawijaya sedang mengusulkan kepada pimpinan daerah setempat, agar dilakukan pemilihan langsung kepala kampung yang telah direkomendasikan sejak tahun 2016 lalu sesuai amanat undang-undang desa nomor 6 pasal 34 ayat 6 tentang pemerintah daerah di seluruh Indonesia wajib melaksanakan pemilihan langsung kepala desa.

“Inpektoran tahun 2016 melakukan pemeriksaan di empat kampung yang ada di wilayah distrik Wamena Kota. Yang mana salah satu rekomendasi inspektorat terhadap hasil pemeriksaan tersebut yakni agar pemerintah daerah melakukan pemelihan langsung terhadap kepala kampung, bukan pergantian kepala kampung,” kata Kepala Inspektorat Jayawijaya, Edy Subianto pekan lalu di ruang kerjanya.

Pergantian kepala kampung merupakan kewenangan bupati, sehingga inspektorat hanya merekomendasikan amanat undang-undang. Dimana, sebelum dana desa diluncurkan sebetulnya pemerintah daerah seluruh Indonesia memiliki kewajiban melaksanakan UU Desa nomor 6 ini untuk melakukan pemilihan langsung kepala kampung.

Pemilihan langsung kepala kampung ini, jelasnya, tidak harus serentak dilakukan karena ada kabupaten yang memiliki banyak kampung seperti di kabupaten Jayawijaya.

Tetapi pemilihan langsung ini dilakukan secara bertahap, sesuai keputusan pemerintah daerah dan kewajiban pemerintah daerah untuk menganggarkan pemilihan langsung tersebut.

“Jadi rekomendasi yang kita berikan untuk kepala daerah, bukan kepala kampung atau kepala distrik, karena itu kewenangan bupati,” jelasnya.

Ditambahkan, pemerintah daerah diberikan waktu satu tahun untuk menyiapkan pelaksanaan pemilihan kepala kampung secara langsung dan karena ini merupakan amanat undang-undang, sehingga jika tidak dilaksanakan maka pasti akan ada sanksi bagi daerah yang tidak melaksanakannya.

Disisi lain Kepala Distrik Wamena Kota, Lince Kogoya mengaku bahwa distrik Wamena akan lebih dulu melakukan pemilihan kepala kampung, karena begitu banyak penggunaan dana desa selama ini menjadi sebuah temuan kasus penyalahgunaan.

“Hasil audit penggunaan dana desa jadi kasus, banyak saya punya warga yang ada di kota dan kampung ada kepala kampung salah gunakan dana, sehingga sesuai dengan amanat akan melakukan pemilihan kepala kampung,” katanya.

Menurutnya, Distrik Wamena Kota akan jadi ukuran untuk semua distrik dan kepala kampung, karena penggunaan dana tidak boleh sembarang. Dalam bulan ini juga akan dilakukan pemilihan langsung kepala kampung.

“Harapan saya, kepala kampung sebelum pemilihan baru ini harus siap-siap dalam pelaporan APBK, harus jalan pada aturan sesuai undang-undang,” tegasnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pendaftaran siswa baru harus dibagi per wilayah  

Selanjutnya

Gubernur Papua direncanakan membuka Seminar Pemuda GIDI ke-5

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe