Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. DPD Golkar didesak buka peluang untuk anak asli Jayawijaya
  • Senin, 17 Juli 2017 — 19:32
  • 571x views

DPD Golkar didesak buka peluang untuk anak asli Jayawijaya

“Hari ini kami ada di kantor Partai Golkar. Rekomendasi partai Golkar tidak boleh ke John Banua,” tegas Markus Aropa, ketua forum di depan kantor DPD Golkar Provinsi Papua Kota Jayapura, Papua.
Ilustrasi lambang partai Golkar - IST
Benny Mawel
frans@tabloidjubi.com
Editor : Dominggus Mampioper

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi – Forum Peduli Demokrasi Mahasiswa Pemuda dan masyarakat Jayawijaya mendatangi kantor DPD Golkar Provinsi Papua, Sabtu (15/7/2017) 15 Juli 2017 mendesak agar berikan peluang kepada anak asli di Kabupaten Jayapura. 

“Hari ini kami ada di kantor Partai Golkar. Rekomendasi partai Golkar tidak boleh ke John Banua,” tegas Markus Aropa, ketua forum di depan kantor DPD Golkar Provinsi Papua Kota Jayapura, Papua.

Dia menambahkan akan melakukan aksi-aksi yang sama ke seluruh partai politik yang akan mengusung kandidat bupati Jayawijaya mendatang. 

Apalagi kata dia memberikan peluang kepada calon yang bukan masyarakat asli dari Kabupaten Jayawijaya.

Dia mengatakan, desakan itu lahir dari sikap salah kandidat Bupati Jayapura John Banua yang tidak terbuka. Dia menegaskan Banua sebagai pemimpin Partai Demokrat di Jayawijayap tidak membuka pintu partainya bagi kandidat lain untuk mendaftar dan  mengukuti proses seleksi pencalonan bupati Jayawijaya.

“Kami bingung tidak membuka pendaftaran? Ini sifatnya membatasi? Kami juga batasi John Banua maju sebagai calon bupati Jayawijaya. Kami tolak John yang tidak membuka ruang demokrasi,” tegasnya.

Kata dia, lebih baik  Banua mundur dari usahanya menjadi bupati Jayawijaya. Dikatakan agar John Banua memberikan kesempatan kepada anak Jayawijaya yang lebih terbuka untuk memimpin negerinya sendiri. 

Sementara itu Paskalis Kossay, Ketua DPD Golkar Provinsi Papua mengatakan kepada para pendemo telah menerima aspirasi mereka dan akan dibicarakan dalam rapat partai.

Lebih lanjut kata Kossay  Partai Golkar memberikan rekomendasi ke John Banua atau tidak itu tergantung keputusan partai berdasarkan survei dan masukan masyarakat, termasuk aspirasi yang baru disampaikan ini.

“Ini dibahas dalam pembahasan penentuan calon-calon. Ini menjadi bahan-bahan pertimbangan dalam menentukan  calon,” ungkapnya kepada Jurnalis Jubi usai menerima aspirasi forum demokrasi.

Kata dia, bupati dan wakil bupati Jayawijaya yang sudah mendaftar ke Partai Golkar sebanyak 19 calon. Calon-calon lanjut dia ada yang mendaftar secara individu tetapi juga berpasangan. John Banua salah satu calon yang mendaftar berpasangan. John berpasangan dengan Marthen Yogobui. 

Sementara itu Tadius Walilo, Ketua Tim Relawan John Ricard Banua (JRB) mengatakan penolakan terhadap John Banua tidak ada alasan hukum. Hukum malah mengizinkan John Banua bisa menjadi bupati Jayawijaya.

“Demo-demo itu tidak akan bisa membatasai John. Kami tim siap sukseskan John. 99 persen persiapan sudah ada di tangan. Kita tunggu tanggal mainnya,”tegas Walilo. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Polda Papua akan pastikan kesiapan pengamanan PSU Yapena

Selanjutnya

Kasus Deiyai bukan wabah, tapi musibah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe