Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Hari ini tim Kemenkes akan turun ke Deyai
  • Senin, 17 Juli 2017 — 20:06
  • 1797x views

Hari ini tim Kemenkes akan turun ke Deyai

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes Papua, dr. Aaron Rumainum mengatakan, tim Kemenkes sudah datang ke Dinas Kesehatan Papua.
Tim gabungan dari Distrik Tigi Barat, Tim Kaki Telanjang, Dinas Kesehatan Deiyai sebelum turun ke empat kampung - Jubi/ Abeth You.
Roy Ratumakin
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi
 
Jayapura, Jubi – Kasus kematian lebih 20 balita di Deyai mendapat perhatian serius dari Kementerian Kesehatan. Kemenkes mengirimkan tim melihat langsung ke Kabupaten Deyai untuk melakukan survei dan upaya pencegahan.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Dinkes Papua, dr. Aaron Rumainum mengatakan, tim Kemenkes sudah datang ke Dinas Kesehatan Papua.

“Mereka sampai hari ini empat orang, dua dari survelens (pengamat penyakit-red), satu dari gizi dan satu dari diare, mereka bersama tim Dinkes Papua turun ke Deyai, tim dari Dinkes terdiri dari Litbang Medis, peneliti, dan tenaga analis,” katanya kepada wartawan di Jayapura, Senin (17/7/2017).

Sesuai arahan Kadinkes Papua dr. Aloysius Giyai, pihaknya akan mengirimkan tiga orang, dari Imunisasi, Krisis Kesehatan, dan Surveles.

“Tim ini berjumlah sembilan dan berangkat besok (Selasa) ke Nabire dan lusa ke Deyai untuk melakukan serangkaian kegiatan,” ujarnya.

Dikatakan, Dinkes Deyai memang sudah melakukan pengobatan terhadap empat kampung di wilayah Puskesmas Ayate dan beberapa puskesmas keliling seperti Puskesmas Tenedagi dan Gakukebo. Dinkes Papua dan Kemenkes perlu melihat langsung, sekaligus memberikan bantuan teknis dan manajemen kepada Dinkes Deyai supaya ke depan kasus tersebut tidak terulang lagi.

“Tim ini akan turun untuk melakukan verifikasi apakah kuburannya masih baru atau tidak, dan berapa jumlahnya, meskipun kami sudah mengetahui jumlahnya sebanyak 27, namun kami akan melakukan cek ulang,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan Provinsi Papua mengklarifikasi terkait informasi adanya kematian balita di Tigi Barat, Kabupaten Deiyai, yang sebelumnya dikabarkan berjumlah 40 orang, ternyata 27 orang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Silwanus Sumule mengatakan rata-rata bayi meninggal di bawah 5 tahun dengan waktu meninggal Maret-Juli 2017. Kematian akibat berbagai penyakit seperti diare (6 orang), Pneumonia/ISPA (9), serampa (2), serta gizi buruk, digigit serangga, dan alergi. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemda Intan Jaya diminta perhatikan tiga kontrakan mahasiswa

Selanjutnya

Dinkes: Penyakit Tidak Menular patut diwaspadai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2883x views
Domberai |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 2603x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1511x views
Koran Jubi |— Sabtu, 12 Mei 2018 WP | 1306x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe