Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Saireri
  3. Gereja harus membantu menurunkan angka KDRT
  • Senin, 10 Oktober 2016 — 09:39
  • 493x views

Gereja harus membantu menurunkan angka KDRT

“Mereka harus bersatu membangun satu komitmen bersama demi mewujudkan satu kehidupan Jemaat yang sejahtera dan percaya kepada Tuhan sebagai kepala Gereja dia pasti akan diselamatkan,” katanya.
Menteri PPPA, Yohana Yembise saat meresmikan Gedung Gereja GPDI Jemaat Rehobbot Nabire, Sabtu (8/10/2016) – Jubi/ Titus Ruban.
Titus Ruban
Editor : Angela Flassy
LipSus

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Nabire, Jubi - Perempuan, anak dan serta kaum bapak harus bersatu didalam satu pilar persekutuan dalam gereja guna menurunkan angka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Demikian disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (PPPA), Yohana Yembise saat meresmikan Gedung Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Jemaat Rehobbot Nabire, Papua, Sabtu (8/10/2016)

“Mereka harus bersatu membangun satu komitmen bersama demi mewujudkan  satu kehidupan Jemaat yang sejahtera dan percaya kepada Tuhan sebagai kepala Gereja dia pasti akan diselamatkan,” katanya.

Menteri Yembise berpesan kepada para hamba Tuhan agar bersama sama berupaya menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Menurunkan angka kekerasan bukan hanya Pemerintah tapi kita semua dan dari situ nama Tuhan dapat dimuliakan,” jelasnya.

Ketua Panitia Peresmian P. Siburian mengatakan Gereja sebagai tempat bersekutunya manusia dengan Tuhan, maka meningkatkan pelayanan Ibadah dan bimbingan Rohani guna mensukseskan dan mendukung program Pemerintah dalam bidang pembinaan mental dan spiritual bagi seluruh warga Negara.

“Bukan saja kita Jemaat ini tapi seluruh Warga Negara Lebih khusus Nabire dan Papua yang kita cintai ini,” katanya.

Pembangunan Gedung Gereja GPDI Jemaat Rehobbot dibangun secara swadaya selama 5 tahun, sejak tahun 2010-2016 dengan biaya sebesar satu miliar lima puluh juta rupiah. Dana bersumber dari sumbangan jemaat, serta sumbangan keluarga besar GPDI dan bantuan dari pemerintah daerah. (*)

loading...

Sebelumnya

PT. JDIPI lakukan konsultasi publik hasil identifikasi NKT

Selanjutnya

Menteri PPPA bantu dua unit mesin jahit untuk asrama putri

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe