Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Fraksi dewan nilai opini WTP Jayawijaya masih banyak kelemahan
  • Selasa, 18 Juli 2017 — 13:01
  • 910x views

Fraksi dewan nilai opini WTP Jayawijaya masih banyak kelemahan

Fraksi Gerindra menilai, opini WTP yang diperoleh patut diapresiasi namun disamping itu masih ada temuan-temuan sehingga perlu dilakukan tindaklanjut ke BPK.
Penyampaian pandangan fraksi dewan saat rapat paripurna III DPRD Kabupaten Jayawijaya masa sidang II tahun 2017, Senin (17/7/2017)-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Yuliana Lantipo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Wamena, Jubi – Sejumlah fraksi di DPRD Jayawijaya menilai opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang diperoleh pemerintah Kabupaten Jayawijaya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK-RI) perwakilan Papua dua tahun berturut-turut masih banyak kelemahan dan kekurangan pada sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Hal itu terungkap saat tujuh fraksi dewan menyampaikan pandangan umumnya pada rapat Paripurna III DPRD Kabupaten Jayawijaya masa sidang II tahun 2017 dengan agenda Raperda laporan pertanggungjawaban APBD tahun 2016 dan raperda-raperda non APBD 2017, Senin (17/7/2017).

Fraksi Gerindra menilai, opini WTP yang diperoleh patut diapresiasi namun disamping itu masih ada temuan-temuan sehingga perlu dilakukan tindak lanjut ke BPK.

“Fraksi Gerindra tanyakan sudah sejauh mana tindak lanjut yang akan dilakukan terhadap rekomendasi BPK, selain itu terkait belanja pegawai dari segi pendapatan gaji dan tunjangan masih terdapat selisih yang lumayan besar,” kata Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jayawijaya, Charlos Wandikbo.

Fraksi Pilamo juga berpendapat sama. Opini WTP bukan berarti lepas dari yang namanya temuan BPK, sehingga fraksi Pilamo menanyakan sejauh mana tindak lanjut terhadap rekomendasi BPK, serta adanya beberapa kegiatan di tahun 2016 yang belum terealisasi 100 persen. Juga terkait dengan pos belanja tidak terduga yang masih terdapat selisih.

“Opini WTP ini suatu prestasi yang patut diapresiasi, namun di sisi lain opini ini merupakan suatu bentuk komitmen bersama untuk melakukan pengelolaan keuangan secara lebih baik, transparan dan akuntabel,” ujar wakil ketua Fraksi Pilamo, Kristina Ondy.

Sementara anggota Fraksi Demokrat, Timotius Kosay mengakui disamping dapat berbangga dengan opini WTP, BPK juga menemukan adanya kelemahan sistem pengendalian intern dalam penyusunan laporan keuangan Jayawijaya, serta adanya ketidakpatuhan terhadap ketentuan perundang-undangan yang dilakukan beberapa OPD, sehingga masih terdapat beberapa temuan.

“Makanya kami pun menanyakan sejauh mana bupati dan wakil bupati tindak lanjut terkait dengan LHP BPK di beberapa OPD yang menjadi temuan,” jelasnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Lagi, pesawat kargo tergelincir di Wamena

Selanjutnya

Puluhan guru di Wamena tanyakan dana pendidikan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe