Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. DPR Papua dan Lemhanas bahas berbagai masalah Papua
  • Selasa, 18 Juli 2017 — 13:25
  • 1105x views

DPR Papua dan Lemhanas bahas berbagai masalah Papua

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda usai pertemuan mengatakan, beberapa hal lain yang dibahas pihaknya yakni kebijakan pusat dan daerah, selama ini dinilai sudah berjalan tinggal perli ditingkatkan, persiapan PON 2020 dan terkait pilkada di Papua serta moratorium ASN.
Suasana Pertemuan DPR Papua dengan Tim Lemhanas di DPR Papua, Senin (17/7/2017) - Jubi/Arjuna
Arjuna Pademme
Editor : Dominggus Mampioper

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - DPR Papua dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) membahas berbagai masalah di Papua, Senin (17/7/2017).

Dalam pertemuan di salah satu ruang rapat DPR Papua, pihak parlemen setempat menyampaikan berbagai hal di antaranya terkait dugaan pelanggaran HAM, peran DPRP, berapa perdasi/perdasus yang telah dibuat DPRP dan kendalanya ketika dikonsultasikan kepada kementerian.

Ketua DPR Papua, Yunus Wonda usai pertemuan mengatakan, beberapa hal lain yang dibahas pihaknya yakni kebijakan pusat dan daerah, selama ini dinilai sudah berjalan tinggal perli ditingkatkan, persiapan PON 2020 dan terkait pilkada di Papua serta moratorium ASN.

"Mereka menanyakan dasar-dasar hukum atau aturan terkait 14 kursi. Kami sampaikan semua. Tentang kesehatan, ekonomi, politik, hukum. Terkait pilkada, mereka merespons karena kami menjelaskan kondisi pilkada kini di Papua yang kebanyakan berdampak ada masyarakat yang korban," ujarnya.

Menurutnya, untuk pilkada di Papua, tak ada masalah mengenai anggaran, namun yang tidak bisa digantikan adalah nyawa masyarakat yang menjadi korban akibat pilkada.

"Mereka merespon itu dan mereka akan memainkan perannya di pusat. Kami sampaikan bagaimana mengkaji kembali tentang pilkada, khusus di Papua semaksimal mungkin agar tidak berdampak pada korban," katanya.

Sementara Bambang Nariyono yang memimpin tim Lemhanas mengatakan, pihaknya menerima penyampaian beberapa masalah di Papua yang nanti akan dibahas di Lemhanas untuk mencari solusi apa.

"Kira-kira itu saja. Mungkin salah satu masalah yang diangkat tadi adalah pemilu. Kira-kira apa yang paling tepat di sini. Sebenarnya sudah berjalan baik, cuma mungkin ada beberapa hal saja," kata Bambang. (*)

loading...

Sebelumnya

Kasus Deiyai bukan wabah, tapi musibah

Selanjutnya

DPRP ingin pengecualian moratorium penerimaan ASN untuk Papua

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe