Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Dunia
  3. 7 juta warga Venezuela ingin Maduro mundur
  • Selasa, 18 Juli 2017 — 16:13
  • 549x views

7 juta warga Venezuela ingin Maduro mundur

Venezuela, Jubi - Lebih dari 7 juta warga Venezuela dilaporkan ikut serta dalam referendum tak resmi yang digagas kelompok oposisi pemerintah pada Minggu (16/7).
Presiden Nicolas Maduro (berkumis di atas mobil). Jubi/Reuters
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syam Terrajana

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Venezuela, Jubi - Lebih dari 7 juta warga Venezuela dilaporkan ikut serta dalam referendum tak resmi yang digagas kelompok oposisi pemerintah pada Minggu (16/7).

Referendum simbolis itu digelar oposisi untuk semakin menekan Presiden Nicolas Maduro agar mundur dari kepemimpinan, sekaligus menjadi bentuk penolakan atas rencana sang pemimpin menulis ulang konstitusi negara.

Pemimpin oposisi, Maria Corina, menganggap referendum pada akhir pekan itu sebagai sebuah keberhasilan rakyat.

“Tanggal 16 Juli menandakan kemenangan martabat dan kekalahan tirani, ” tutur Corina.

Sebanyak 7,2 juta warga ikut serta dalam referendum tak resmi kemarin. Jumlah tersebut lebih rendah dari gelaran pemilu legislatif yang juga digagas oposisi pada 2015 lalu yang bisa meraup hingga 7,7 juta suara partisipasi.

Dari 95 persen surat suara yang telah terkumpul, terhitung sebanyak 98 persen pemilih menolak rencana pembentukan konstitusi baru, mendesak militer mendukung serta mempertahankan konstitusi negara yang sudah ada.

“Ini adalah bukti bahwa orang-orang akan menendang siapapun yang menyebabkan kami [warga] kelaparan dan berada dalam keputusasaan,” tuturnya menambahkan.

Sebagian besar pemilih juga mendukung digelarnya pemilihan umum sebelum masa kepemimpinan Maduro selesai, yakni sekitar awal 2019.

Pemungutan suara dibuka di sejumlah tempat publik seperti bioskop, lapangan olah raga, dan sudut-sudut jalan raya.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Minggu (16/7) kembali menyampaikan seruannya bagi dialog politik dengan oposisi Persatuan Meja Bundar Demokratis (MUD).

"Mereka (MUD) melakukan konsultasi tenang hari ini (...) saya memberitahu mereka agar tidak menggila, kami menyeru mereka agar kembali ke perdamaian, duduk dan berbicara, untuk memulai lingkaran baru dialog bagi perdamaian," kata Maduro . (*)

 

#

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Lima tewas dalam operasi penyelamatan Jurnalis AS

Selanjutnya

Honduras larang praktek pernikahan anak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe