Object moved to here.

Honduras larang praktek pernikahan anak | BERITA PAPUA
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Honduras larang praktek pernikahan anak
  • Selasa, 18 Juli 2017 — 16:15
  • 1279x views

Honduras larang praktek pernikahan anak

Setiap tahun, lebih dari 15 juta anak perempuan di seluruh dunia telah menikah sebelum usia 18, kata lembaga Girls Not Brides.
Ilustrasi. Jubi/Surya Malang
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Bogota, Jubi - Parlemen Honduras mengesahkan larangan pernikahan anak-anak, yang akan membuat tidak sah remaja berusia 18 tahun ke bawah menikah di negara Amerika Tengah tersebut dalam keadaan apa pun.

Undang-undang disahkan pada Kamis itu menaikkan batas bawah usia nikah dari 16 ke 18 tahun. Aturan sama juga menghilangkan pengecualian, yang sebelumnya memungkinkan bagi anak-anak menikah dengan persetujuan orangtua.

Belinda Portillo, dan lembaga perlindungan anak-anak Plan International, mengatakan bahwa Honduras "mencetak sejarah" dengan mengesahkan undang-undang di negara dengan satu di antara empat anak-anak menikah sebelum menginjak usia 18 tahun.

"Perjuangan melawan pernikahan dini adalah cara strategis meningkatkan hak dan pemberdayaan perempuan di berbagai bidang, seperti, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, dan perlindungan terhadap kekerasan," kata Portillo, direktur Plan International di Honduras.

Namun, penerapan aturan itu akan menemui tantangan berat di masyarakat adat dan wilayah terpencil di mana pernikahan anak sudah menjadi budaya.

Karena tekanan kemiskinan dan penerimaan adat, pernikahan dini biasanya melibatkan remaja putri dengan pria tua.

Setiap tahun, lebih dari 15 juta anak perempuan di seluruh dunia telah menikah sebelum usia 18, kata lembaga Girls Not Brides. (*)
 

loading...

#

Sebelumnya

7 juta warga Venezuela ingin Maduro mundur

Selanjutnya

Turki perpanjang masa darurat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe