Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Ratusan ha kebun tergenang banjir di Kampung Pugo
  • Selasa, 18 Juli 2017 — 17:56
  • 498x views

Ratusan ha kebun tergenang banjir di Kampung Pugo

"Kebun saya sudah tergenang air, tidak bisa petik ubi, sayur, dan jagung, padahal sudah siap panen, tidak tahu saya mau kasih makan keluarga dengan apa, tidak bisa jual untuk menunjang hidup kami," keluhnya ketika berbincang dengan Jubi di samping kebunnya, Selasa (18/7/2017). 
Kebun warga yang digenangi banjir setinggi pinggang orang dewasa di Kampung Pugo, Kabupaten Paniai, Selasa (17/7/2017) - Jubi/ Abeth You.
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Syofiardi

Papua No. 1 News Portal I Jubi
 
Paniai, Jubi - Hujan lebat yang mengguyur selama tiga bulan terakhir membuat beberapa wilayah di Kabupaten Paniai mengalami banjir, selain terjadi longsor.

Banjir mengakibatkan ratusan hektare areal perkebunan warga ikut terendam. Bahkan jagung dan petatas (ubi) yang siap panen pun tak bisa dipetik.

Di Kampung Pugo, Distrik Pugodagi, seorang petani, Sipora Bunai (45) mengatakan, kebunnya yang berada di tepi jalan raya terendam sepinggang orang dewasa.

"Kebun saya sudah tergenang air, tidak bisa petik ubi, sayur, dan jagung, padahal sudah siap panen, tidak tahu saya mau kasih makan keluarga dengan apa, tidak bisa jual untuk menunjang hidup kami," keluhnya ketika berbincang dengan Jubi di samping kebunnya, Selasa (18/7/2017). 

Akibat genangan itu ia tidak bisa berjualan ke pasar. Sejumlah petani di sana juga tidak bisa menggarap kebun mereka, karena lahan terendam.

"Ini soal kebutuhan perekonomian hidup kami, kebun sudah terendam tiga hari, sayang air tidak bisa turun," imbuhnya. 

Hingga Selasa genangan air belum ada tanda akan surut. Apalagi cuaca di wilayah itu masih terlihat akan mengalami hujan.

Sopir Madi-Wagete, Nur (32) mengatakan, selain kebun, sejumlah ruas jalan juga terlihat digenangi air hujan. Akibatnya sebagian badan jalan rusak lantaran tergerus air tersebut. 

"Banjir mulai menggenangi wilayah ini sejak minggu kemarin, tapi sekarang air baru nampak, di badan jelan dekat kebun itu air sudah penuh, kalau hujan terus kendaraan tidak bisa melintas," ujarnya. 

Ia berharap pihak terkait di Pemkab Paniai bisa membuat tanggul permanen. Atau setidaknya membersihkan got agar air mengalir dengan baik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Paniai Heri Saflembolo yang coba dikonfirmasi Jubi tak dapat terhubung, karena berada di luar jangkauan. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

BI tunggu kesiapan bank di Papua salurkan uang emisi 2016 di ATM

Selanjutnya

Penjual buah-buahan di Skailand seharian beromset Rp500 ribu

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe