Konferensi Luar Biasa
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Penkes
  3. Peserta didik dibebankan biaya personel
  • Selasa, 18 Juli 2017 — 18:32
  • 1123x views

Peserta didik dibebankan biaya personel

“Biaya personel adalah kebutuhan person per siswa berupa seragam, lambang, topi, baju olahraga, batik, pramuka, praktikum, dan sejenisnya dan diusahakan sendiri oleh orangtua, baik membeli di luar sekolah maupun melalui koperasi sekolah dengan standar yang ditetapkan sekolah paling lambat September 2017,” katanya kepada Jubi, Selasa (18/7/2017).
Ilustrasi anak sekolah – Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Syofiardi

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi –Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura I Wayan Mudiyasa mengatakan, setiap calon siswa baru di sekolah bisa dibebankan biaya personel, operasional, dan investasi.
 
“Biaya personel adalah kebutuhan person per siswa berupa seragam, lambang, topi, baju olahraga, batik, pramuka, praktikum, dan sejenisnya dan diusahakan sendiri oleh orangtua, baik membeli di luar sekolah maupun melalui koperasi sekolah dengan standar yang ditetapkan sekolah paling lambat September 2017,” katanya kepada Jubi, Selasa (18/7/2017).

Bagi siswa dari keluarga miskin akan dibantu melalui program PIP setelah menjadi siswa. Namun harus dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari Lurah dan daftar penghasilan orangtua.

Pengaturan biaya tersebut, katanya, ditetapkan berdasarkan hasil Rapat Koordinasi Teknis Dinas Pendidikan Kota Jayapura bersama Tim Saber Pungli Polda Papua dengan setiap komunitas MKKS, K3S, Gugus tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) TP. 2017/2018.

“Sedangkan biaya operasional sekolah di SD hingga SMA/SMK negeri dari APBD/DPA dan BOS, karena itu dilarang memungut iuran, sedangkan untuk sekolah swasta diperkenankan memungut iuran khusus bagi orangtua yang mampu maksimum Rp150.000 atau atau sepanjang tidak memberatkan dan wajib membebaskan siswa yang miskin yang dibuktikan dengan SKTM dari Lurah dan daftar penghasilan orangtua,” ujarnya.

Sedangkan biaya investasi, kata I Wayan, adalah untuk penunjang kegiatan sekolah seperti pengadaan MCK, taman, dan komputer. Ini tidak boleh dipungut dari orangtua saat PPDB, kecuali dimusyawarahkan dengan orangtua berkemampuan ekonomi menengah ke atas saat anak sudah jadi siswa.

Kepala Bidang SMA/SMK Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Nurhadi mengatakan, pelaksanaan MOS telah diganti Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) yang dimulai 17-19 Juli 2017, guru sebagai panitia dan pelaksana sedangkan OSIS hanya membantu. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Siswa baru SMA Koinonia ikuti Pengenalan Lingkungan Kampus

Selanjutnya

SMAK Deiyai resmi terima 16 siswa baru

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe