Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Anim Ha
  3. PT Pelindo cabang Merauke di-deadline seminggu
  • Rabu, 19 Juli 2017 — 09:48
  • 653x views

PT Pelindo cabang Merauke di-deadline seminggu

“Kami akan gembok pintu masuk pelabuhan. Itu sudah menjadi komitmen bersama pemilik hak ulayat. Segala konsekuensi, sudah kami ketahui ketika aksi dilakukan,” tegasnya.
Pintu masuk menuju Pelabuhan Merauke di seputaran daerah Gudang Arang – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
frans@tabloidjubi.com
Editor : Angela Flassy

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi - PT Pelindo Cabang Merauke di-deadline seminggu untuk melakukan komunikasi bersama pemerintah setempat serta beberapa instansi vertikal lain yang mengelola pelabuhan, agar melakukan pertemuan kembali dengan pemilik hak ulayat tanah pelabuhan, guna membicarakan penyelesaian pembayaran ganti rugi yang tak kunjung terealisasi.

Hal itu disampaikan seorang pemilik hak ulayat, Yoseph Kanda Mahuze saat bertatap muka bersama Kepala Pelindo Merauke. “Kami juga mendesak, kegiatan perpanjangan pelabuhan Merauke, dihentikan terlebih dahulu. Karena masih dalam sengketa,” pintanya.

Jika sampai batas waktu yang diberikan tak ditindaklanjuti, demikian kata Yoseph, masyarakat akan menduduki areal pelabuhan dan tak boleh ada aktivitas.

“Kami akan gembok pintu masuk pelabuhan. Itu sudah menjadi komitmen bersama pemilik hak ulayat. Segala konsekuensi, sudah kami ketahui ketika aksi dilakukan,” tegasnya.

Sebagai pemilik hak ulayat, jelas dia, terlalu banyak janji dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke.

“Hari ini kami datang dan bicara secara langsung di hadapan Pak Kepala Pelindo bahwa waktu diberikan satu minggu ke depan mengundang pemilik hak ulayat dilakukan pertemuan kembali,” tuturnya.

Kepala PT Pelindo Cabang Merauke, Muhajir Djurumiah meminta kepada pemilik hak ulayat, memberikan kesempatan selama beberapa hari ke depan melakukan komunikasi bersama pemerintah serta komponen terkait lain.

“Tolong kami diberikan waktu. Selama ini, kami sudah bangun komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah terkait tuntutan ganti rugi yang diminta pemilik ulayat,” katanya. (*)

Sebelumnya

IKL Merauke sepakat susun AD/ART

Selanjutnya

Masyarakat tunggu pengembalian 24 mobil DPRD

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe