Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. 20 Juli, timsus Natalius Pigay tiba di Merauke
  • Rabu, 19 Juli 2017 — 10:00
  • 1102x views

20 Juli, timsus Natalius Pigay tiba di Merauke

Seorang tim penyelesaian tanah bandara, Yoseph Kanda Mahuze Selasa (18/7/2017) menuturkan, Natalius Pigay telah menghubungi Hengky Ndiken, pemilik tanah ulayat pelabuhan untuk memastikan timnya berada di Merauke pada 20 Juli 2017.
Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai saat di Pelabuhan Merauke beberapa waktu lalu – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Merauke, Jubi - Tim khusus (timsus) dari Komisioner Komnas Hak Asasi Manusia (HAM) RI, Natalius Pigay dipastikan tiba di Kabupaten Merauke guna melakukan investigasi, terkait penyelesaian tanah Bandara Mopah maupun pelabuhan yang belum diselesaikan pemerintah.

Seorang tim penyelesaian tanah bandara, Yoseph Kanda Mahuze Selasa (18/7/2017) menuturkan, Natalius Pigay telah menghubungi Hengky Ndiken, pemilik tanah ulayat pelabuhan untuk memastikan timnya berada di Merauke pada 20 Juli 2017.

“Jadi, lusa tim sudah tiba di Merauke untuk melakukan investigasi serta wawancara bersama beberapa komponen terkait lain, termasuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke,” katanya.

Ditanya berapa orang yang datang, Kanda mengaku, belum diinformasikan secara langsung. Tetapi jelasnya, selain staf Natalius Pigay, juga dari Pelindo Pusat serta Kementerian Perhubungan RI.

“Kami siap melakukan pendampingan selama mereka berada di sini. Juga menyerahkan bukti autentik kepemilikan tanah baik pelabuhan maupun bandara,” tegasnya.

Komisioner Komnas HAM RI, Natalius Pigay beberapa waktu lalu menegaskan, dirinya berkomitmen menyelesaikan soal tanah ulayat milik masyarakat yang digunakan untuk kepentingan umum, namun belum dibayar pemerintah.

“Contoh nyata saja, begitu saya mendapat laporan dari pemilik tanah pelabuhan maupun bandara, langsung datang di Merauke meninjau lokasi sekaligus mendengar secara langsung keluhan dari masyarakat,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Masyarakat tunggu pengembalian 24 mobil DPRD

Selanjutnya

Tugu kapsul di Merauke tak dibangun, kementerian PU dituding bohongi Presiden RI

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 2997x views
Pengalaman |— Minggu, 13 Mei 2018 WP | 1174x views
Polhukam |— Jumat, 18 Mei 2018 WP | 1152x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe