Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Puluhan guru di Wamena tanyakan dana pendidikan
  • Rabu, 19 Juli 2017 — 13:34
  • 967x views

Puluhan guru di Wamena tanyakan dana pendidikan

Bidang advokasi hukum dan HAM PGRI Jayawijaya, yang juga koordinator aksi, Yeri H. Himan menjelaskan,  para guru menanyakan dana sertifikasi dan non sertifikasi tahun anggaran 2017, dana honorarium Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) tahun ajaran 2016/2017. Dalam dana tersebut harus dibayarkan dana TK dan pengawas ujian.
Pertemuan dinas pendidikan Jayawijaya dengan para guru yang melakukan aksi-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Timoteus Marten

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Wamena, Jubi – Puluhan guru mulai dari guru TK hingga SMA/SMK di Wamena, Jayawijaya, Selasa (18/7/2017) mendatangi kantor dinas pendidikan setempat untuk menanyakan dana bidang pendidikan di daerah ini.

Bidang advokasi hukum dan HAM PGRI Jayawijaya, yang juga koordinator aksi, Yeri H. Himan menjelaskan,  para guru menanyakan dana sertifikasi dan nonsertifikasi tahun anggaran 2017, dana honorarium Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) tahun ajaran 2016/2017. Dalam dana tersebut harus dibayarkan dana TK dan pengawas ujian.

Selain itu, para guru menuntut dana Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang dialokasikan dari pusat. Hingga kini penerapannya tidak jelas. Ada juga dana afirmasi untuk anak-anak yang lulus seleksi dan disekolahkan di luar Papua. 
Lalu ada beberapa universitas memungut ke orangtua, sementara sudah disiapkan provinsi.

Ia juga menyebutkan dana bantuan sosial (bansos) tahun anggaran 2017 dari pusat untuk guru. Seharusnya dana itu dicairkan Maret lalu, tetapi hingga bulan ini belum kunjung dicairkan.

“Respons balik dari dinas semua hal yang diajukan akan dibahas untuk ditindaklanjuti. Penyebab lambatnya dana-dana ini masuk, sebenarnya hanya di bagian pendataan. Jadi, pendataan itu kaitan dengan dapodik sehingga semua dampaknya dari pendataan itu,” katanya.

Menurut dia, aksi para guru ini hanya menuntut hak-haknya dan peserta didik. “Seperti untuk hak guru itu dana sertifikasi dan nonsertifikasi. Seharusnya setiap tahun anggaran tiga bulan terima, sedangkan dua triwulan ini belum diterima,” katanya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Jayawijaya, Bambang Budiandoyo mengatakan, masalah ini hanya miskomunikasi dan salah paham hingga masalahnya meluas.

“Di samping masalah miskomunikasi, sekarang sistem pendataan kita dalam sistem manajemen pendidikan berbasis pada elektronik (dapodik). Dalam dapodik itu semua yang menyangkut satuan pendidikan, diaplikasikan melalui sistem itu,” kata Bambang.

Ia mengatakan, ada guru-guru yang kesulitan dengan sistem tersebut, sehingga terjadi perbedaan persepsi antara satu operator dengan operator lainnya. Dari dinas terhadap operator juga mengalami kendala, sehingga harus dilakukan secara kontinu.

“Selain itu, mungkin kita perlu menata koordinasi ke dalam hal penyesuaian-penyesuaian penanganan guru yang dulunya masih manual sekarang menjadi menggunakan aplikasi,” katanya.

“Enam klarifikasi atau tuntutan mereka sebenarnya tentang tata kelola yang ditafsirkan untuk sekolah, tetapi tata kelola pada dinas dan kita sudah luruskan.

Soal dana sertifikasi, karena prosesi berbasis dapodik sehingga keterlambatan operator di satuan pendidikan ketika memasukan data valid ke aplikasi dapodik, dampaknya sertifikasi yang seharusnya didahului dengan SK menjadi terlambat, karena pengajuan pencairan keuangan harus didahului dengan SK.

“Karena SK itu terlambat beberapa sekolah secara kolektif dan umum ada yang terlambat, sehingga kita tidak mungkin yang sudah ada kita usulkan dan yang belum kita tinggalkan. Nantinya akan jadi masalah, sehingga kita tunggu semua dulu setelah semua jadi baru kita naikkan, itu juga faktor keterlambatan,” katanya. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Fraksi dewan nilai opini WTP Jayawijaya masih banyak kelemahan

Selanjutnya

Pemkab Jayawiaya klaim mampu cegah korupsi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe