Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Ada suku tertentu mendominasi, seleksi MRP sesuai aturan 
  • Rabu, 19 Juli 2017 — 13:48
  • 1148x views

Ada suku tertentu mendominasi, seleksi MRP sesuai aturan 

"Tapi ya itulah, kami hanya mengeksekusi perdasus. Proses sudah sesuai dengan juklak dan kembali kepada kwantitas jumlah orang yg masuk proses," ujarnya.
Ilustrasi Kantor MRP - Dok. Jubi 
Arjuna Pademme
Editor : Dominggus Mampioper

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Jayapura, Jubi - Anggota panitia pemilihan (panpil) calon anggota MRP Provinsi Papua, Isak Rumbarar mengatakan, proses seleksi di wilayah adat Meepago sudah dilakukan sesuai aturan. 

Namun ia mengatakan, memang calon keterwakilan dari wilayah itu didominasi suku tertentu. Tapi kondisi itu karena semua kembali pada para calon. 

"Memang Meepago kini kebanyakan dari suku tertentu. Titiknya di Nabire, Dogiyai dan Deiyai. Kami sudah tawarkan untuk adanya sesuatu semacam kesepakatan tapi tidak tercapai, teman-teman ini maunya fight murni. Akhirnya semua masuk sampai diproses pemilihan," kata Isak kepada wartawan, Selasa (18/7/2017).

Menurut dia, panpil hanya melaksanakan apa yang ada dalam perdasus dan prosesnya sudah sesuai petunjuk lapangan. 

"Tapi ya itulah, kami hanya mengeksekusi perdasus. Proses sudah sesuai dengan juklak dan kembali kepada kuantitas jumlah orang yang masuk proses," ujarnya.

Selain itu katanya, ini kembali kepada rekomendasi, entah keterwakikan perempuan, adat dan agama. Khusus wilayah Meepago, ada dua kursi, satu adat, dan satu perempuan. 

"Kami proses dan ketika di Jayapura, ternyata Paniai dapat jatah adatnya dan Intan Jaya dapat jatah perempuannya. Kalau bicara keterwakilan semua terakomodir, calon-calon yang ikut proses adalah semua keterwakilan, tapi nanti yang akan duduk di MRP tidak mungkin semuanya, karena jatahnya hanya satu perempuan dan satu laki-laki," ujarnya.

Katanya,  untuk wilayah adat Meepago, proses seleksi tuntas. Namun melihat dinamika yang terjadi ia menilai, masih perlu ada pembenahan ke depannya. 

Sebelumnya, legislator Papua dari wilayah Meepago, Maria Duwitau menyoroti proses seleksi calon anggota MRP di wilayah itu lantaran didominasi suku tertentu.

"Ada suku yang tidak ada keterwakilannya. Tidak diakomodir sama sekali. Saya mempertanyakan kinerja panpil di kabupaten," kata Maria belum lama ini. (*)

loading...

Sebelumnya

UU izinkan John Banua maju Bupati Jayawijaya

Selanjutnya

Panja investigasi pilkada minta dukungan berbagai pihak

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe