Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Lukas Enembe : Presiden Sudah Perintahkan Menteri PU untuk Tangani Rp. 1,6 triliun
  • Rabu, 19 Juli 2017 — 17:56
  • 1515x views

Lukas Enembe : Presiden Sudah Perintahkan Menteri PU untuk Tangani Rp. 1,6 triliun

Dalam Ratas itu gubernur juga menyampaikan kepada Presiden terkait kebutuhan dana yang diperlukan Provinsi Papua untuk perhelatan pesta olahraga empat tahunan itu.
Rapat terbatas bersama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Yusuf Kalla serta 22 menteri membahas PON Papua - IST
Alexander Loen
alex@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jakarta, Jubi – Presiden RI Joko Widodo telah memerintahkan kepada Menteri Sekretaris Negara Pratikno agar dalam pekan/minggu ini segera menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang Percepatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk diantaranya Infrastruktur PON XX tahun 2020.

Kabar gembira itu disampaikan langsung Gubernur Papua Lukas Enembe usai mengikuti Rapat terbatas (Ratas) bersama Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Yusuf Kalla bersama 22 Menteri terkait lainnya di Istana Negara Jakarta Pusat, Rabu (19/7).  

“Pertama tentu kita berterima kasih kepada bapak Presiden. Karena perhatiannya luar biasa, khusus membahas soal Papua. Selain proyek – proyek strategis nasional. kita juga membahas soal PON XX tahun 2020,”ungkap Gubernur yang didampingi Sekda Papua T.E.A Hery Dosinaen, Asisten Bidang Umum Sekda Papua Elysa Auri bersama para Kepala SKPD terkait lainnya seperti Kepala Bappeda Muh Musa’ad, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua Ridwan Rumasukun, Kepala Balitbang Provinsi Papua Oma Laduani Ladamai, Karo Hukum Setda Papua Derek Hegimur, Karo Humas dan Protokoler Setda Papua Tommy Israil Ilolu, Kepala Kantor Badan Penghubung Daerah Alexander Kapisa. Saat memberikan keterangan kepada pers di halaman Istana, usai melakukan pertemuan tertutup selama dua jam lebih   

Kata Gubernur, khusus PON dalam waktu dekat akan ada Inpres. “Inpres sudah diperintahkan oleh Bapak Presiden yang memerintahkan kepada Menteri Sekretaris Kabinet untuk menyiapkan. Mudah – mudahan minggu ini sudah menjadi Inpres,”harapnya.

Dalam Ratas itu gubernur juga menyampaikan kepada Presiden terkait kebutuhan dana yang diperlukan Provinsi Papua untuk perhelatan pesta olahraga empat tahunan itu.

Dihadapan Presiden Gubernur menjelaskan untuk PON, Papua sudah  mengeluarkan dana sebesar Rp. 2 triliun yang bersumber dari APBD. Dimana dari penggunaan dana ini sudah dikerjakan.  Sedangkan Papua masih membutuhkan  tambahan dana lagi sebesar Rp. 1,6 triliun.  

“Saya sudah beritahukan kepada bapak Presiden. Bapak Presiden sudah perintahkan Menteri PU untuk menangani yang Rp. 1,6 triliun ini. Seluruhnya Menteri PU yang bangun. Nanti beliau yang bangun,” tukasnya.

Dari kucuran dana tambahan dari Pemerintah Pusat ini. Maka dipastikan tanggal 29 Desember tahun 2018 untuk Stadion Utama di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura sudah rampung.

“Kita harapkan bisa selesai semua. Karena Timika kan sebagian besar sudah ada. Tinggal venues – venues yang kita mungkin perbaiki dan fasilitas yang ada saat ini akan kita perbaiki/rehab saya pikir sudah selesai,”harapnya.

Sedangkan untuk fasilitas penunjang lainnya seperti telekomunikasi, infrastruktur jalan, listrik, air bersih. Kata Gubernur, Presiden juga telah memerintahkan kepada setiap Menteri terkait untuk membantu Papua, menyukseskan ajang nasional ini.     

Ditempat yang sama Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua Yusuf Yambe Yabdi  mengungkapkan, rencananya hari Jumat (21/8) Dinas Pemuda dan Olahraga selaku leading sektor akan mengadakan pertemuan bersama Menteri Pekerjaan Umum M. Basuki Hadimulyo di Kementerian PU.

Kata Yusuf soal Infrastruktur POM akan terbagi dalam beberapa item yakni infrastruktur venues dan yang kedua adalah infrastruktur akomodasi dan ketiga infrastruktur pendukung.

Infrastruktur pendukung seperti air bersih, jalan menuju venues. Bahkan ada usulan untuk membuat fly over di wilayah Kampung Harapan guna mengatasi kemacetan selama ajang pesta olahraga empat tahunan itu.

Adapula usulan lain untuk membuat jalan alternatif di Kampung Harapan agar bisa mengalihkan arus lalu lintas pada saat penyelenggaraan.

Berikutnya tentang energi listrik dan telekomunikasi. “Infrastruktur – infrastruktur ini penting dan juga tambahan adalah infrastruktur transportasi,”terang Yusuf. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Perekrutan tenaga kerja di Freeport dinilai salahi aturan

Selanjutnya

Papua dapat kuota 173 CPNS

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe