Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Lapago
  3. Bupati Jayawijaya hentikan sementara operasional pesawat Tri MG
  • Kamis, 20 Juli 2017 — 09:10
  • 863x views

Bupati Jayawijaya hentikan sementara operasional pesawat Tri MG

Bupati menegaskan kepada setiap pesawat untuk mengangkut barang sesuai kapasitas daya angkut. “Jangan paksakan dengan kondisi bandara begini sehingga bikin rusak landasan,” tegasnya.
Pesawat kargo Tri MG PK-YGG saat tergelincir keluar landasan pacu bandara Wamena-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
islami@tabloidjubi.com
Editor : Yuliana Lantipo

Papua No. 1 News Portal I Jubi

Wamena, Jubi – Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo mengatakan akan menghentikan sementara operasional pesawat Tri MG Asia Airlines, pascakecelakaan di Bandara Wamena, Selasa (18/7/2017).

Menurut Bupati, pesawat Tri MG itu sudah tiga kali mengalami kecelakaan atau tergelincir, sehingga pemerintah daerah setempat akan melakukan evaluasi tentang rekomendasi yang telah diberikan.

“Kita akan lakukan evaluasi semua rekomendasi yang dikeluarkan, pesawat yang sering kecelakaan kalau begitu tidak beroperasi di Wamena dulu, kita evaluasi proses ini karena bandara ini kalau sudah terluka begitu yang lain mau mendarat apalagi bawa penumpang akan membahayakan,” tegas Wempi Wetipo kepada wartawan di Kantor DPRD Jayawijaya, Rabu (19/7/2017).

Bupati menyatakan peristiwa tergelincirnya pesawat Tri MG PK-YGG itu lebih banyak diakibatkan faktor human error.

“Terkadang ketika mengangkut kargo juga tidak jujur,” ujarnya.

“Analisis sementara saya bukan sebagai orang KNKT, tetapi saya berkesimpulan sementara bahwa itu over load karena pesawat tidak masalah apa-apa, kondisi landasan juga tidak terlalu licin, tetapi bisa keluar dari landasan itu karena kelebihan muatan,” ucap Wempi.

Bupati menegaskan kepada setiap pesawat untuk mengangkut barang sesuai kapasitas daya angkut. “Jangan paksakan dengan kondisi bandara begini sehingga bikin rusak landasan,” tegasnya.

Selain akan melihat kembali rekomendasi yang diberikan ke Tri MG, bupati juga akan mengevaluasi seluruh rekomendasi dan me-warning seluruh pesawat kargo.

“Pemerintah akan mencabut rekomendasi pesawat Tri MG tidak boleh beroperasi untuk sementara ini, sambil membenahi sistem manajemen semua dulu baru bisa kembali terbang ke Wamena. Kita juga akan warning lagi beberapa operator terkait dengan kecelakaan yang terjadi, kalau datang ke sini silakan cari uang tetapi dengan cara yang lebih elegan, jangan paksakan keadaan.”

Bupati menambahkan, pencabutan rekomendasi akan dilakukan dalam waktu dekat, kemungkinan minggu depan surat ke operator yang bersangkutan untuk pembekuan rekomendasi khusus ke Jayawijaya dikeluarkan.

“Pusat juga akan menilai apakah pemerintah memberikan dukungan bisa memberikan rekomendasi atau tidak, karena itu akan menjadi pertimbangan untuk mereka keluarkan izin untuk penerbangan di Papua khususnya penerbangan kargo di Wamena,” tambah Wempi.

Terpisah pelaksana harian Kepala Unit Pengelolaan Bandar Udara (UPBU) kelas I Wamena, Ferdy Halatu mengatakan, pada Kamis (19/7/2017) tim dari Kementerian Perhubungan dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah tiba di Wamena.

Selanjutnya, dilakukan investigasi tergelincirnya pesawat Tri MG PK-YGG, dimana yang tiba kurang lebih 9 orang, dan hasil dari investigasinya akan disampaikan langsung oleh KNKT.

“Semua hal akan dilihat dalam tahap investigasi, seperti kondisi crew, instrument pesawat, kesiapan dari fasilitas bandara sendiri dan lainnya,” ujar Ferdy Halatu. (*)

loading...

Sebelumnya

Pemkab Jayawiaya klaim mampu cegah korupsi

Selanjutnya

Pembagian dana prospek tidak merata, bupati surati gubernur

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe