Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. Sabtu, mantan jurnalis Jubi launching buku “Dukun Asmat”
  • Kamis, 20 Juli 2017 — 18:58
  • 1027x views

Sabtu, mantan jurnalis Jubi launching buku “Dukun Asmat”

“Buku yang kedua dan pertama ini merupakan teks-teks berita yang diolah menjadi sebuah buku. Berita yang dikirim koran harian Papua Selatan, Suara Perempuan Papua dan Jubi sebagai koresponden di Asmat,” katanya.  
Mantan jurnalis Jubi, Willem Bobii ketika menunjukkan buku berjudul “Dukun Asmat” di Abepura, Kamis (20/7/2017) – Jubi/Hengky Yeimo
Hengky Yeimo
yeimohengky@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Papua No. 1 News Portal I Jubi
 
Jayapura, Jubi – Mantan jurnalis Jubi, Willem Bobii akan meluncurkan buku tentang kondisi kemanusiaan di Kabupaten Asmat, Papua, berjudul “Dukun Asmat, Tragedi Misi Kemanusiaan Indonesia”, di salah satu hotel di Kota Jayapura, Sabtu (22/7/2017).
 
Buku ini merupakan buku kedua beliau setelah sebelumnya buku berjudul “Meregenerasi Manusia Asmat” diterbitkan.
 
Ditemui wartawan di Abepura, Kota Jayapura, Kamis (20/7/2017), Willem mengatakan, “Dukun Asmat” mengulas tentang pelayanan kesehatan di Asmat, baik oleh lembaga pemerintahan maupun swasta.
 
“Buku yang kedua dan pertama ini merupakan teks-teks berita yang diolah menjadi sebuah buku. Berita yang dikirim koran harian Papua Selatan, Suara Perempuan Papua dan Jubi sebagai koresponden di Asmat,” katanya.
 
“Buku Dukun Asmat ini juga dianalisis sedikit, kemudian dikumpulkan kedua buku pendidikan dan kesehatan. Ini adalah hasil pandangan saya ketika bersama masyarakat,” lanjutnya.
 
Menurut dia, masyarakat bicara lain pemerintah bicara lain, artinya tidak ada solusi atas masalah yang dihadapi.  Asmat disebutnya tersohor di mana-mana soal seni ukirnya, museumnya, hingga menarik minat banyak peneliti luar negeri.
 
“Mereka punya aspek kehidupan daerah sebenarnya memprihatinkan. Mereka belum mampu secara rutin mejalani kesehatannya, belum mampu mengatasi masalah kesehatan; kekurangan gizi. Ada pengukir terkenal, tapi anak-anaknya gizi buruk. Aspek kesehatan memprihatinkan,” katanya.
 
Ia menyebutkan, di Kampung Mumugu, ditemukan banyak penderita kusta, kaki gajah, diare dan malaria, tapi tak dirawat.
 
Sekilas tentang isi Dukun Asmat
 
Buku ini terdiri dari 170 artikel dan 7 bab. Willem mengawalinya dengan menggambarkan kondisi umumnya di Asmat sampai keterlibatan tenaga kesehatan dan swasta dari MSCF Belgia dan lembaga/yayasan HIV-AIDS Keuskupan Agats.
 
“Mereka juga menangani kasus-kasus, penyakit yang ada di Asmat. Dalam pelayanan itu tidak mungkin semua mulus, pasti ada kendala. Sementara itu masyarakat punya harapan tidak tercapai. Mereka selalu kembali kepada tradisional, macam kebiasaan  sebelum ada pemerintah, mereka sampai menabuh tifa lalu menyanyi supaya sembuh,” katanya.
 
Ia menyebutkan, persoalan-persoalan di Asmat dalam buku tersebut merupakan tragedi kemanusiaan di Indonesia.
 
“Ini sebuah tragedi. Buku tujuh bab dirangkai dalam kisah sedih kalau kita menyimak dengan hati,” katanya.
 
Soal ‘anak’ judul, Willem mengatakan, orang Asmat memandang kehidupan sekarang, kehidupan kedua setelah kematian, dan terakhir surga.
 
“Ini proses panjang sehingga saya beri anak judul dari buku ini sebuah tragedi,” katanya.
 
Buku setebal 648 dengan pengantar 28 lembar dan 80 foto, termasuk cover sebanyak 78 foto. Buku ini ditulis sejak tahun 2013-2015.
 
“Buku ini cetak 300 buku karena keterbatasan 600 beredar di Surabaya, 240 ke Jayapura, 200 dipakai untuk peluncuran. Penjualan normal itu untuk jumlah bukunya,” katanya.
 
Salah seorang warga Jayapura, Hendrikus mengaku sudah mengetahui peluncuran buku ini sebelumnya pada laman facebook. Namun dirinya tak mengetahui isinya secara keseluruhan.
 
Meski demikian, Hendrikus tertarik dengan judul ‘dukun’ yang sedianya berbicara tentang kesehatan di daerah yang dipimpin Elisa Kambu ini. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Pemkot Jayapura klaim perkembangan ekonomi lancar

Selanjutnya

PN Jayapura siapkan hakim mediasi perceraian

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe