Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Mamta
  3. PN Jayapura siapkan hakim mediasi perceraian
  • Jumat, 21 Juli 2017 — 09:24
  • 766x views

PN Jayapura siapkan hakim mediasi perceraian

Hakim Ketua PN Klas 1A Jayapura, Syafruddin kepada Jubi di ruang kerjanya, Kamis (20/7/2017) mengatakan, mediasi bertujuan untuk mempertemukan kedua pihak yang mau bercerai, untuk duduk bersama mencari pokok dan akar masalah permohonan perceraian.
Hakim Ketua Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura, Syafruddin – Jubi/Agus Pabika
Agus Pabika
pabikaa169@gmail.com
Editor : Timoteus Marten

Papua No. 1 News Portal I Jubi
 
Jayapura, Jubi – Setiap kasus perceraian yang masuk di Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura tidak langsung disidang lalu diputuskan. Namun pengadilan memberikan kesempatan untuk dimediasi kedua belah pihak untuk mencari akar masalah dan solusinya.
 
Hakim Ketua PN Klas 1A Jayapura, Syafruddin kepada Jubi di ruang kerjanya, Kamis (20/7/2017) mengatakan, mediasi bertujuan untuk mempertemukan kedua pihak yang mau bercerai, untuk duduk bersama mencari pokok dan akar masalah permohonan perceraian.
 
“Kalau karena masalah sepele yang kita cari solusi dan jalan keluar. Tidak perlu harus ambil keputusan di sidang selanjutnya. Kalau tidak bisa diselesaikan ya kita putuskan,” katanya.
 
Ia menambahkan setiap pemohon diberi kesempatan untuk dilakukan mediasi. Penunjukan hakim mediator/mediasi bisa ditunjuk langsung hakim. Bisa juga dibawa dari luar pengadilan, karena pengadilan juga sudah menyiapkan hakim sebagai mediator.
 
Pengadilan Negeri Jayapura di Abepura memiliki empat hakim mediator. “Bisa digunakan tanpa dipungut biaya sepeser pun, kalau dari luar berarti biaya tanggung sendiri. Dan itu berlaku untuk semuanya,” katanya.
 
Ditemui terpisah, Nurul Huda, Humas Pengadilan Agama Kota Jayapura mengatakan, Pengadilan Agama bukanlah lembaga untuk menceraikan orang, tetapi memperbaiki hubungan rumah tangga.
 
“Mediator berusaha bagaimana suami-istri yang mau cerai tidak jadi bercerai. Dalam mencari solusi yang mana suami-istri harus memikirkan anak. Jangan sampai anak jadi korban pelampiasan emosi orangtuanya,” katanya.
 
Ia menambahkan Pengadilan Agama juga memberikan bantuan hukum cuma-cuma bagi orang miskin dan tidak mampu dan tidak di benarkan untuk mempersulit orang. (*)

loading...

Sebelumnya

Sabtu, mantan jurnalis Jubi launching buku “Dukun Asmat”

Selanjutnya

ORI Papua minta pemerintah bekerja sesuai SOP

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe