Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Penkes
  3. Komisi V DPR Papua sebut RS Abepura tidak berubah
  • Jumat, 21 Juli 2017 — 10:01
  • 987x views

Komisi V DPR Papua sebut RS Abepura tidak berubah

“Ini kunjungan kami yang kedua, kami melihat di sini masih ada masalah,” ungkap Lokbere usai sidak ke RS Abepura, Rabu (19/07/2017) siang.
Ilustrasi RS Abepura - Jubi/Dok
Benny Mawel
Editor : Syofiardi

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal I Jubi
 
Jayapura, Jubi – Ketua Komis V DPR Propinsi Papua Yakoba Lokbere mengatakan, masalah di Rumah Sakit Abepura belum selesai. Rumah sakit Pemerintah Provinsi Papua tersebut tidak berubah dari kunjungan pertamanya beberapa waktu lalu.
 
“Ini kunjungan kami yang kedua, kami melihat di sini masih ada masalah,” ungkap Lokbere usai sidak ke RS Abepura, Rabu (19/07/2017) siang.
 
Ia mengatakan, menemukan ruang anak hingga ruang bersalin bermasalah. Dinding ruang bocor sehingga air merembes. Air berasal dari atap yang bocor. Bocoran itu mengganggu konsentrasi pelayanan.
 
Hal yang sama juga terdapat di ruang anak, rembesan air dari kamar kecil yang bocor terlihat di ruang pasien anak.
 
Sedangkan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebagai potret utama dari rumah sakit dinilai penuh dengan sampah.
 
“Sampah menumpuk, ada ruang yang tidak difungsikan,” tegasnya sambil mencontohkan beberapa ruangan yang kotor.
 
Akibat ruangan yang kotor itu, kata Lokbere, para perawat patungan membayar petugas kebersihan. Kalau tidak, para perawat merangkap tugas, menjadi petugas kebersihan.
 
Kepala Bidang Keperawatan RS Abepura, Conny Tan mengakui  ruang IGD tidak memiliki petugas kebersihan sejak dua bulan terakhir. Namun kekosongan itu sudah teratasi.  
 
“Mei-Juni itu tidak kerja tetapi sudah ada satu minggu kerja, cleaning service baru sehingga kepala ruangan segan tegur,” ujar Tan.
 
Soal ruang yang tidak difungsikan, kata Tan, pihaknya akan berupaya ruangan itu difungsikan.
 
Yakoba Lokbere berharap Direktur RS Abepura dr. Niko Beren menyelesaikan masalah di rumah sakit yang ia pimpin. Penyelesaian masalah tersebut, katanya, penting karena kebutuhan rakyat Papua.

Ia mengatakan, DPRP berencana memanggil direktur untuk meminta penjelasan. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Siswa baru SMP deg-degan ketika pertama memakai seragam

Selanjutnya

Direktur RSUD Dok II minta masyarakat segera urus asuransi kesehatan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe