Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Empat orang tewas dalam bentrok pemilu di PNG
  • Minggu, 23 Juli 2017 — 18:42
  • 1656x views

Empat orang tewas dalam bentrok pemilu di PNG

"Jadi, dua orang tewas dan akibatnya, polisi menembak orang yang memegang pistol dan yang lainnya yang juga memegang M-16. Mereka warga sipil,” sambungnya.
Warga Wabag yang diamankan polisi setelah terjadi bentrokan antar pendukung kandidat yang bersaing dalam pemilu PNG - IST
Post Courier
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Papua No. 1 News Portal I Jubi,

Jayapura, Jubi - Polisi Papua Nugini telah mengkonfirmasi empat orang tewas dalam kekerasan terkait pemilihan Sabtu (22/7/2017) pagi di ibukota provinsi Enga.

Kota Wabag tetap tegang dan tertutup setelah bentrokan antara pendukung dua kandidat yang dipersenjatai dengan senjata meletus Jumat malam.

Bentrokan tersebut merupakan bagian dari perselisihan yang sedang berlangsung terkait proses penghitungan suara untuk daerah pemilihan Kandep Open Enga, dengan penghitungan yang berlangsung di Wabag.

Komandan Polisi Divisi Komando Lintas Alam, Mark Yangen, yang mengawasi pemilihan panjang di daerah Dataran Tinggi yang bergejolak ini, mengatakan perwira polisi mencoba untuk melakukan intervensi.

"Para pendukung bentrok dan polisi pergi ke sana untuk menghentikannya, tapi kemudian salah satu dari orang-orang bersenjata itu melihat ke polisi," jelasnya.

"Jadi, dua orang tewas dan akibatnya, polisi menembak orang yang memegang pistol dan yang lainnya yang juga memegang M-16. Mereka warga sipil,” sambungnya.

Komisioner polisi PNG Gary Baki dijadwalkan berada di Wabag pada hari Minggu kemarin untuk memantau dan menilai situasinya.

Pada awal pekan ini, sejumlah kandidat di Kandep melakukan demonstrasi damai, mengeluh karena petugas pengembalian surat suara, Ben Besawe tidak menghitung setidaknya 14 kotak suara yang sampai sekarang disisihkan.

Ini bertentangan dengan perintah Komisioner Pemilu PNG Patilias Gamato, bahwa kotak-kotak itu harus dimasukkan dalam perhitungan.

Pemimpin partai People's National Congress (PNC) yang berkuasa, Peter ONeill, yang berusaha mempertahankan posisi perdana menteri saat parlemen dimulai bulan depan, telah menyuarakan kekecewaannya atas kekerasan di Wabag.

"Tidak ada alasan untuk perilaku yang telah kita lihat selama dua hari terakhir ini, dan orang-orang di baliknya akan dibawa ke pengadilan," katanya dalam sebuah pernyataan.

Menurut ONeill, sampai saat ini, pemilihan tidak mengalami kekerasan dan kegiatan ilegal.

"Sangat mengecewakan bahwa pada hari-hari penutupan pemilihan kita melihat perilaku putus asa ini. Saya meminta ketenangan dari semua kelompok dan kelompok lainnya tidak perlu menanggapi kekerasan ini. Biarkan polisi melanjutkan pekerjaan mereka,” harapnya.

Namun, ini bukan kejadian kekerasan atau kerusuhan pertama dalam proses penghitungan suara untuk pemilihan lima tahunan PNG, yang telah dipenuhi dengan keluhan ketidakadilan.

Awal pekan ini, pendukung kandidat yang kalah dalam pemilihan di Finschafen, Theo Zurenuoc, seorang anggota PNC yang menjadi pembicara parlemen pada masa lalu, mengamuk dan membakar beberapa fasilitas sekolah dan sebuah kantor polisi.

Kekerasan tersebut telah memaksa penghentian lagi penghitungan untuk kursi Kandep, yang saat ini memiliki Alfred Manase dari PNC  dan pemimpin oposisi Don Polye sebagai kandidat dari wilayah tersebut.

Diketahui bahwa kotak suara yang tersisa berasal dari daerah-daerah yang dikenal sebagai pendukung Polye. (*)

loading...

Sebelumnya

Kompetisi panjat pohon kelapa dunia dimenangkan warga Kep. Cook

Selanjutnya

Pro dan anti kemerdekaan di Kaledonia Baru terlibat bentrokan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 4049x views
Anim Ha |— Sabtu, 10 Februari 2018 WP | 2691x views
Penkes |— Senin, 12 Februari 2018 WP | 2558x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe